Ekonomi

Cuaca Buruk, Harga Ikan di Kota Kupang Melambung Tinggi

Sabtu, 01/06/2019 12:56 WIB

Seorang nelayan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur sedang mengangkut ikan dari perahu motor menuju pasar ikan Oeba , Sabtu. (Antara Foto/ Benny Jahang)

Kupang, Tajukflores.com - Cuaca buruk yang sedang melanda wilayah perairan NTT beberapa hari terakhir berdampak pada naiknya harga ikan segar di sejumlah pasar ikan di Kota Kupang, NTT. Harga ikan yang melambung ini disebakan karena pasokan ikan terbatas.

"Harga ikan mulai naik sejak satu minggu ini karena angin kencang serta gelombang tinggi di perairan Kupang, sehingga pasokan ikan dari para nelayan sangat terbatas," kata Ama Kale Lado di Pasar ikan Oeba, NTT, Sabtu (1/6/2019).

Menurut dia, satu ember ikan kombong yang biasanya dijual para nelayan kepada para pedagang dengan harga Rp300.000 per ember saat ini naik menjadi Rp700.000 per ember.

Hal yang sama juga untuk jenis ikan sardin yang sebelumnya dijual dengan harga Rp300.000 naik menjadi Rp600.000 per ember.

"Harga ikan naik drastis sebagai dampak cuaca buruk yang melanda perairan Kupang," kata Ama Kale Lado.

Sementara harga ikan di pasar untuk ikan kombong dijual dua kumpul Rp50.000 dari sebelumnya biasa dijual para pedagan tiga kumpul Rp50.000.

Ama Kale Lado mengatakan kendati harga ikan segar mengalami lonjakan, namun masyarakat Kota Kupang tetap membeli karena ikan sudah menjadi konsumsi utama masyarakat di ibu kota provinsi berbasis kepulauan ini.

Menurut dia harga ikan segar mengalami kenaikan apabila cuaca di perairan NTT sedang buruk, namun apabila angin kencang dan gelombang mulai redah maka harga ikan di pasar-pasar Kota Kupang mulai stabil.

 

 

Oleh : Grace Seran

Artikel Terkait