News

Sharing Perempuan Asal Manggarai Timur yang Bekerja di Polandia

Kamis, 07/11/2019 18:48 WIB

Perempuan kelahiran pada 19 April 1979 ini menikah dengan warga Polandia dan dikarunia dua orang anak laki-laki . Foto: Istimewa

Warsaw, Poland, Tajukflores.com - Dorotea Moni Stelmachowska atau yang biasa disapa Dortin (Docia) merupakan perempuan asal Wae Lengga, Manggarai Timur, Flores yang saat ini bekerja di Polandia sebagai Dosen Bahasa Indonesia di Adam Mickiewicz.

Ini merupakan salah satu dari 3  kampus terbaik di Polandia.

Perempuan kelahiran pada 19 April 1979 ini menikah dengan warga Polandia dan dikarunia dua orang anak laki-laki . Dortin (Docia) sudah menjadi warga negara Polandia.

Berikut ini merupakan catatan pribadinya yang dihimpun tajukflores.com tentang pengalamannya bersekolah dan bekerja di Eropa:


Kuliah di Polandia bisa dibilang gratis. Bagaimana tidak, karena sejak saya mengabdi sebagai Dosen di salah Satu Universitas di Polandia, saya tidak pernah dengar yang namanya uang pangkal dan uang pembangunan, dll.

Dan ini berlaku untuk seluruh Eropa. Hal ini dikarenakan bahwa pemerintah di Eropa lebih mementingkan mutu pendidikan.

Dalam dunia pendidikan, Polandia adalah salah satu poros pendidikan di Eropa dan dunia. Universitas bermutu yang memenuhi standar internasional, tentu merupakan salah satu tempat kuliah favorit bagi pelajar-pelajar asing dari Asia termasuk Indonesia.

Mutu Universitas di Polandia tentu juga didukung fasilitas infrastruktur yang memadai tentu kalah saing dengan negara-negara tetangga, seperti Jerman, Ceko, Rusią, dll.

Polandia termasuk negara indah, bersih, cinta damai, toleran. Ini dibuktikan dengan banyaknya pendatang yang betah dan menetap untuk waktu yang lama.

Untuk kebutuhan hidup, biaya hidup di Polandia di banding negara-nagara lain adalah sangat murah, bahkan sangat terjangkau.

Tempat-tempat wisata menarik di Polandia seperti bangunan-bangunan tua bersejarah dapat dikunjungi kapan saja, tanpa pungutan biaya (karcis masuk) seperti halnya di Indonesia. Bagi mereka bahwa bumi, air, dan kekayaan alam adalah milik bersama.

Polandia adalah negara yang lapangan kerja sangat sedikit. Gaji standar di Polandialah yang menuntut mereka harus pergi.

Tidak heran setengah dari orang Polandia terutama anak-anak muda merantau ke tempat lain untuk mencari perkerjaan yang lebih baik dan tentu gaji yang lebih baik pula.

Namun, Polandia bukan negara miskin, masih banyak peluang-peluang berbisnis di Polandia.

Seperti halnya Indonesia dan dan Polandia dalam 5 tahun terakhir ini mengadakan kerja sama dałam berbagai bidang, terutama bidang industri SPA yang mempromosikan produk-produk herbal Indonesia, bisnis kopi Indonesia, kerja sama di sektor perhotelan, di bidang olahraga, seperti misalnya baru-baru ini Polandia mendatangkan pemain sepak bola dari Indonesia.

Ada juga sebanyak 400 UKM di Indonesia dalam pertemuan mereka dengan para pembisnis Polandia, mereka memperkenalkan produk-produk yang cocok dengan negara 4 musim, seperti; olahan jahe, teh, kunyit, jeruk nipis, dan juga rempah-rempah lainnya.

Ada juga produk Indonesia yang dipromosikan KBRI di Polandia, misalnya; mie instan yang sudah dijual di beberapa toko di Polandia, produk-produk rumput laut, makanan ringan, minuman ringan seperti teh botol dll.

Jadi kesimpulannya bahwa dunia kerja di Polandia sangat berpeluang jika kita mau bekerja.

Oleh : Redaksi Tajuk Flores

Artikel Terkait