Politik

PKS Minta Prabowo Waspadai Gerak-Gerik Misionaris di Papua

Senin, 11/11/2019 18:58 WIB

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini (Foto: DPW PKS Jawa Barat)

Jakarta, Tajukflores.com - Perwakilan fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini meminta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto agar lebih memperhatikan keberadaan misionaris atau pemuka agama di Papua. Dia mengaku khawatir para pemuka agama ini justru melakukan misi selain menyebarkan agama.

Jazuli menyampaikan itu dalam Rapat Kerja perdana antara Komisi I dengan Prabowo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/11).

"Maaf Pak Menhan kita tidak ingin singgung sesuatu sensitif di Papua, itu banyak juga pesawat yang angkut misionaris, pihak (pengamanan) Papua kesulitan cek ini," ujar Jazuli.

Jazuli menegaskan bahwa bahwa dirinya tidak cemas dengan misi penyebaran agama tertentu di Papua karena bukan itu yang dikawatirkan.

Jazuli mengatakan pihaknya khawatir ada misionaris agama yang datang ke Papua, namun memiliki misi tertentu. Menurutnya, dalam menjaga dan memelihara situasi keamanan yang kondusif di Papua, Prabowo patut memantau para misionaris di tanah Cenderawasih.

"Yang kita khawatirkan (bukan) soal orang sebar agama tetapi yang kita khawatir ada orang atas nama misionaris tapi simpan agenda lain di Papua itu yang jadi biang kerok, bisa jadi, kita tidak boleh tuduh, tapi harus diperiksa," jelasnya.

Jazuli juga menyarankan Prabowo agar menambah pasukan di wilayah Papua. Tentu dalam rangka menjaga keamanan di sana agar selalu kondusif.

Penambahan personel dinilai perlu mengingat wilayah Papua yang begitu luas.

"Perlu ditambahkan jumlah personel, misalkan menurut saya dilihat dari luas dan tantangan yang begitu besar kalau kesejahteraan otomatis karena di sana kemahalan harga," katanya.

Kesejahteraan Prajurit

Sementara itu, perwakilan fraksi Gerindra Sugiono meminta Prabowo agar mempertimbangkan untuk menaikkan kesejahteraan prajurit yang ditugaskan di Papua dan Papua Barat.

Menurut Wakil Ketua Umum Gerindra itu, peningkatan kesejahteraan personel yang bertugas di Papua tak bisa disamakan dengan daerah lain seperti Kalimantan, Jawa, dan wilayah lainnya.

"Perlu ada peningkatan dan kesejahteraan karena menjadi acuan adalah peningkatan kesejahteraan prajurit. Di sana (Papua dan Papua Barat) harga saja Pak, jauh dari kemampuan kantong yang disediakan," kata dia.

Sugiono juga menganggap sejumlah masalah yang muncul di Papua dan Papua Barat tak hanya soal keamanan. Dia yakin ada faktor tingkat kesejahteraan ekonomi warga setempat.

"Lebih dari itu, ada urusan kesejahteraan dan solusinya harus dicari bersama-sama oleh kementerian dan lembaga yang terkait," kata Sugiono.

Mendengar hal itu, Prabowo tampak antusias. Dia berulang kali menulis catatan di kertas yang telah dia siapkan sebelum rapat berlangsung. Dia juga berkali-kali tampak menganggukan kepala saat Sugiono menyampaikan pandangannya.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi I DPR pada hari ini, Senin (11/11). Rapat ini merupakan yang pertama kali dengan legislatif sejak dirinya dipercaya sebagai Menteri Kabinet Indonesia Bersatu pada Oktober lalu.

Prabowo hadir di dampingi Wakil Menteri Sakti Wahyu Trenggono. Juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak juga tampak mendampingi mantan Danjen Kopassus tersebut.

Oleh : Redaksi Tajuk Flores

Artikel Terkait