News

Andreas Pareira Minta Mendikbud Nadiem Prioritaskan Kesejahteraan Guru

Senin, 25/11/2019 11:29 WIB

Politisi PDIP Andreas H Pereira (Foto: Suara.com)

Jakarta , Tajukflores.com - Anggota Komisi X DPR Andreas H Pareira berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma`ruf Amin memprioritaskan kesejahteraan guru di awal pemerintahan. Menurut dia, ide Jokowi untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM) tak akan berjalan maksimal apabila nasib guru tak sepenuhnya diperhatikan.

Hal tersebut diutarakan Andreas dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada hari ini, 25 November 2019.

"Guru bekerja mengajar dan mendidik siswa dengan fasilitas pendidikan yang terbatas. Guru juga bekerja dengan jaminan hidup untuk dirinya dan keluarganya yang pas-pasan, kalau tidak hendak dikatakan berkekurangan," kata Andreas dalam siaran pers yang diterima Tajukflores.com di Jakarta, Senin (25/10).

Andreas mengatakan, perayaan Hari Guru Nasional harusnya bukan sebuah seremonial belaka. Tetapi harus menjadi titik balik untuk memperbaiki kualitas hidup guru yang disebutnya masih jauh dari kata layak.

Dia menegaskan, memasuki tahun pertama pemerintahan Jokowi yang memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia sebagai program kerjanya, guru pun harus menjadi skala prioritas dalam ide dan narasi besar pembangunan SDM.

Pasalnya, kata dia, pembangunan SDM tidak akan tercapai apabila sang Pembangun tidak mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

"Karena guru bukan hanya pengajar, bukan hanya bekerja mentransfer ilmu (how to transfer knowledge), karena transfer ilmu dan pengetahuan hari ini sudah bisa dibantu dengan teknologi. Tetapi guru bekerja untuk mendidik (how to teach, how to educate), dimana dalam mendidik dibutuhkan sentuhan-sentuhan afeksi yang tak tergantikan oleh alat informasi dan teknologi. Disinilah peran penting para guru.

Karena itu, Andreas berharap pemerintah khususnya dibawah komando Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim perlu memikirikan program-program yang out of the box untuk mengaselarasi, kualitas dan kapasitas guru, memberikan jaminan fasilitas kerja yang layak untuk para guru, jaminan hidup yang layak untuk guru bekerja full time mendidik siswa.

"Dan, satu lagi, di Indonesia saat ini terdapat ratusan ribu tenaga guru honorer yang kerja bakti dengan penghasilan yang jauh dari kelayakan manusiawi. Kepada mereka ini, harus ada solusi segera, demi Indonesia Maju SDM. Selamat hari guru!," pungkasnya.

Oleh : Alex K

Artikel Terkait