Hukum

Camat Boleng Ditahan Polisi Karena Terbitkan Surat Palsu

Kamis, 28/11/2019 18:17 WIB

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, AKBP Yohannes Bangun (Foto : Antara)

Labuan Bajo, Tajukflores.com - Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menahan Camat Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Bonaventura Abunawan, atas sangkaan menerbitkan surat palsu terkait kasus sengketa lahan di wilayah bagian paling barat Pulau Flores itu.

Kepala Bidang Humas Polda NTT, AKBP Yohannes Bangun membenarkan penahanan Camat Bonaventura Abunawan tersebut.

"Beliau telah ditetapkan sebagai tersangka atas sangkaan membuat surat palsu," ujarnya, Kamis (28/11) mengutip Antara.

Yohanes mengatakan penyidik Dirkrimum Polda NTT telah menahan tersangka sejak Selasa (26/11/2019), karena melakukan tindak pidana berupa pembuatan surat palsu atas tanah sengketa di ujung barat Pulau Flores.

Yohannes Bangun menjelaskan, camat tersebut diduga kuat membuat surat palsu dalam kasus sengketa lahan tanah ulayat Mbehal yang berlokasi di Mejerite Rangko, Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores.

Menurutnya, setelah dilakukan penyidikan akhirnya camat tersebut ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti yang ada.

"Sudah ada dua alat bukti yang sah sehingga tersangka langsung ditahan setelah dilakukan penyidikan oleh Dirkrimsus Polda NTT," pungkasnya.

Dia menambahkan, tersangka diduga melakukan tindak pidana membuat surat palsu sesuai Pasal 263 Ayat 1 KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara.

 

Oleh : Ryan Pratama

Artikel Terkait