News

Panitia Gereja Karimun Dipolisikan, Ini Kata Mabes Polri

Minggu, 16/02/2020 16:31 WIB

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono. Foto: Jarrak.id

Jakarta, Tajukflores.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono mengemukakan alasan pihaknya memanggil Romesko Purba, panitia pembangunan Gereja Katolik Paroki Santo Joseph Tanjung Balai, Karimun, Kepulauan Riau. Romesko dilaporkan ke Kepolisian Resor Karimun atas tuduhan menista agama melalui Facebook.

"Yang bersangkutan dimintai keterangan untuk mengetahui kejadian atau peristiwa yang sebenarnya seperti apa," ujar Argo saat dihubungi pada Minggu (16/2).

Romesko dipanggil pihak kepolisian pada 14 Februari 2020. Ia dipanggil dalam kasus ujaran kebencian dan penghinaan terhadap umat Islam melalui Facebook.

Kendati demikian, Argo tak menjawab ihwal apakah Romesko akan tetap diproses hukum atau tidak.

"Ada yang melaporkan ujaran kebencian," kata Argo.

Agustinus berkata Romesko adalah bagian humas dan informasi teknologi dari panitia pembangunan Gereja Santo Joseph.

Menurut Agustinus, Romesko memang menjadi pihak yang paling mengusahakan terbitnya surat IMB untuk pembangunan gereja. Pelaporan terhadap dirinya diketahui dari surat panggilan polisi.

Polisi memanggil Romesko untuk pada Jumat, 14 Februari 2020. Dalam surat itu disebutkan, ia dipanggil dalam kasus ujaran kebencian dan penghinaan terhadap umat Islam melalui Facebook.

Renovasi gereja ini belakangan menjadi polemik setelah Izin Mendirikan Bangunan gereja ini digugat sekelompok orang ke Pengadilan Tata Usaha Negara. Kelompok tersebut bahkan sempat berdemo menolak pembangunan gereja ini. Dalam salah satu demo, massa menuntut Romesko diusir dari Karimun.

Agustinus menyayangkan langkah polisi yang mengusut kasus ini. Ia mengatakan sebenarnya antara masyarakat telah mencapai kesepakatan untuk menjaga kondusifitas sampai ada putusan pengadilan mengenai IMB Gereja Santo Joseph.

"Sayang sekali polisi begitu cepat reaksinya, dalam dua hari masak dua laporan diakomodir," kata

Oleh :

Artikel Terkait