Politik

NasDem NTT Tetapkan Balon Bupati dan Wabup di 7 Kabupaten

Senin, 17/02/2020 22:59 WIB

Ketua DPW Partai NasDem NTT, Raymundus Sau Fernandes pada acara Rakorwil. (Foto : Pos Kupang.com)

Kupang, Tajukflores.com - Pilkada serentak 2020 di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tersebar di sembilan Kabupaten sudah semakin dekat. Seperti biasanya masing-masing parpol juga bakal merekomendasikan bakal calon (balon) yang didukung.

Misalnya, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem NTT yang telah menetapkan dan merekomendasi balon kepala daerah dan wakil kepala daerah di tujuh kabupaten. Sementara dua kabupaten lainnya, masih dalam proses konsolidasi.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPW Partai NasDem NTT, Alexander Ena, mengatakan dari sembilan Kabupaten tersebut, sudah tujuh kabupaten yang telah final menetapkan balon Bupati  dan Wakil Bupati dari partai NasDem.

"Dari sembilan kabupaten itu, DPW NasDem NTT telah final menetapkan balon bupati dan wakil bupati di tujuh kabupaten. Tujuh kabupaten itu, adalah, Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Sumba Timur, Sumba Barat , Malaka, Sabu Raijua dan Kabupaten Ngada," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (14/2) seperti dilansir Pos Kupang.com.

Untuk diketahui, sembilan kabupaten di NTT yang akan menggelar pilkada serentak tahun 2020, yakni Kabupaten Belu, Malaka, TTU, Sabu Raijua, Manggarai, Manggarai Barat, Ngada, Sumba Timur dan Sumba Barat.

Alexander mengatakan, penetapan balon itu melalui mekanisme yang berlaku di Partai NasDem, yakni salah satunya melihat hasil survei balon. Bahkan, lanjutnya, sesuai Peraturan Organisasi (PO) Nomor 006-PO/DPP-NasDem/IX/2019 tentang Tata Cara Penjaringan, Verivikasi dan Penetapan.

Balon Kepala Daerah dan/atau Wakil Kepala Daerah tahun 2020 dan berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Pleno DPW Partai NasDem Provinsi NTT bersama Koordinator Pemenangan Wilayah Bali Nusa Tenggara , Julie Sutrisno Laiskodat pada tanggal 27 dan 30 Desember 2019 lalu, maka DPW Partai NasDem Provinsi NTT merekomendasi balon di sejumlah daerah.

"Balon yang kami tetapkan atau rekomendasi ini berdasarkan hasil survei dan beberapa penilaian," terangnya.

Ia mencontohkan di Kabupaten Manggarai Barat, NasDem memutuskan mengusung Edistasius Endi dan Yulianus Weng. Alasannya, sesuai hasil survey Endi tinggi atau diurutan pertama, kemudian diikuti Maria Geong dan Fidelis Pranda.

Sedangkan untuk Kabupaten Manggarai, Partai NasDem juga mendukung calon incumbent (petahana), untuk jilid dua, yakni Deno Kamelus-Viktor Madur.

"Kabupaten Ngada, kami menetapkan balon tunggal, yakni Helmut Waso-Kornelis Soi,S.H yang diusung oleh NasDem, Perindo dan PDIP," ujarnya.

Sementara itu, di Malaka, NasDem akan mengusung incumbent, yakni Stef Bria Seran karena posisi survei Stef Bria Seran mencapai 78 persen.

Bahkan, simulasi dengan siapapun angka survei tetap berkisar 72-78 persen dan apabila disandingkan dengan balon dari NasDem, maka, surveinya 78 persen, sehingga saat ini sudah disandingkan dengan Wandelinus Taolin.

Sedangkan di Kabupaten Sabu Raijua, Partai NasDem juga mendukung incumbent, yakni Nikodemus Rihi Heke -Yohanes Uly Kale . Paslon ini diusung partai koalisi antara NasDem dan PKB.

Balon di Sumba Timur, NasDem berkoalisi dengan PDIP mengusung Kristofel Praing -David Melo Wadu.

"Pak Kristofel ini, ketika surveinya tinggi jika disandingkan dengan David Melo Wadu sehingga DPP memerintahkan kita mendukung tanpa syarat. Jadi pak Kris dan pak David, kami dari Partai NasDem mendukung tanpa syarat, tapi lebih mementingkan kepentingan daerah yakni masyarakat Sumba Timur," katanya.

Untuk Kabupaten Sumba Barat, katanya, NasDem sudah menetapkan Agustinus Niga Dapawole -Gregorius Pandango.

"Karena itu, saat ini untuk Kabupaten Belu dan TTU masih berproses sehingga dalam waktu dekat juga sudah ada balon yang kami tetapkan. Kami masih cari figur yang bisa menyaingi incumbent," katanya.

Alexander mengatakan, DPW NasDem NTT hanya tetapkan untuk selanjutnya direkomendasikan ke DPP. Karena itu, proses selanjutnya adalah menunggu surat keputusan (SK) penetapan oleh DPP NasDem.

Ia berharap dalam waktu dekat sudah ada SK sehingga para calon bisa memanfaatkan banyak waktu untuk bersosialisasi.

"Saat ini kita harapkan para calon terus melakukan sosialisasi dan memperkenalkan diri ke masyarakat agar tetap menjaga tingkat elektabilitas," ujarnya.

Konsolidasi Struktur

DPW Partai NasDem Provinsi NTT melakukan konsolidasi struktur organisasi. Konsolidasi ini sebagai keharusan bagi partai politik agar bisa memenangkan kontestasi politik.

Ketua DPW Partai NasDem NTT, Raymundus Sau Fernandes pada acara Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang digelar di Gedung NasDem NTT, Sabtu (15/2) yang dibuka Ketua DPP Bidang Maritim, Nurul Emy Haflid. 

Raymundus mengatakan, konsolidasi struktur organisasi menjadi keharusan bagi partai politik agar bisa memenangkan kontestasi politik merebut kekuasaan dan menjadi instrumen mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Konsolidasi struktur organisasi partai adalah sebuah keniscayaan, agar cita-cita perjuangan politik bisa dicapai dengan dukungan pergerakan struktur dan personalia partai politik," jelas Bupati TTU ini.

Partai NasDem, kata dia, harus menjadi pemenang nomor satu, baik secara Nasional, Provinsi NTT maupun di 22 Kabupaten/Kota pada Pemilu 2024.

"Prestasi 2019 harus ditinggkatkan," ujarnya.

Tekad ini juga menjadi tema, spirit dan bingkai dalam rapat tersebut.

Rakorwil dilaksanakan dengan empat materi utama yakni, Pertama, Sosialisasi Peraturan Partai Nomor 01 tahun 2020 tentang Struktur organisasi partai NasDem yang disampaikan oleh Sekretaris DPW Partai NasDem NTT, Alexander Take Ofong.

Kedua, Laporan dan Evaluasi Kondisi riil struktur DPD, DPC dan DPRt partai NasDem seluruh NTT disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan DPW Partai NasDem NTT, Kasimirus Kolo.

Ketiga, Konsolidasi Pemenangan Pilkada tahun 2020 dan Road to Number One 2024 yang dibawakan oleh Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPW Partai NasDem NTT, Alexander Ena.

Dan yang Keempat , Konsolidasi Organisasi Sayap Tani dan Nelayan dan Sosialisasi Hasil Rakernas Tani dan Nelayan, yang disampaikan oleh Ketua DPP Bidang Maritim, Nurul Almy Hafild. 

Oleh : Fersin Waku

Artikel Terkait