News

Bupati Deno: ASN yang Flu Tak Perlu ke Kantor, Jam Kerja Dipangkas

Jum'at, 20/03/2020 21:21 WIB

Bupati Deno Kamelus didampingi Sekda Manggarai Fansi Jahang memantau pelaksanaan Seleksi CPNSD 2019 di kantor BKPP Kabupaten Manggarai, Rabu (12/2/2020). Foto: Kominfo

Ruteng, Tajukflores.com - Bupati Manggarai Deno Kamelus meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang mengalami flu, batuk dan demam tidak ke kantor. Instruksi ini berlaku untuk seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai.

"Untuk semua ASN.  Sedangkan yang flu, batuk dan demam tidak usah ke kantor tapi periksa kesehatan ke puskesmas dan RSUD," kata Deno kepada Tajukflores.com, Jumat (20/3) malam.

Selain itu, Deno menegaskan jika apel hari Senin dan apel rutin pagi dan siang selama dua minggu ke depan juga ditiadakan.

"Tujuannya untuk menghindari kerumunan dan mencegah penularan Covid-19," katanya.

Masa kerja ASN juga disesuaikan dari pukul 08.00 WIB (semula jam 7.30) hingga pukul 14.00 WIB (semula jam 15.00).

"Tujuannya diberi ruang untuk ASN agar tetap menjaga daya tahan tubuh," tambah dia.

Dia mengatakan, dalam protokol terbaru yang dikeluarkan Kemenkes, camat, lurah dan kepala desa akan mendata setiap warga dengan kriteria:

1. Pelaku perjalanan dari daerah tertular.
2. Orang yang kontak erat dengan risiko rendah (pernah kontak dengan orang dalam pengawasan).
3. Orang dengan kontak erat dengan risiko tinggi (pernah kontak dengan pasien dalam pengawasan).
4. Orang dalam pemantauan (ODP): demam dan ada riwayat dengan perjalanan di daerah terpapar.
5. Pasien dalam pengawasan (PDP): gejala demam ditambah sesak nafas, dan ada riwayat 1 s/d 4.

"Kategori ini adalah protokol terbaru dari kemenkes dan tadi dibahas di rapat Forkompimda. Narasinya sedang dirumuskan oleh komando penanganan tingkat kabupaten langsung di komandoi bupati. Wakil ketua semua unsur Forkompimda, dan ketua pelaksana sekda (sekretaris daerah)," jelasnya.

Oleh : Alex K

Artikel Terkait