News

Jubir Penangan Corona Imbau Masyarakat Tak Simpan Obat Klorokuin

Sabtu, 21/03/2020 17:33 WIB

Juru bicara penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (Foto : Screenshoot akun YouTube BNPB))

Jakarta, Tajukflores.com - Juru bicara penangan Covid-19 Achmad Yurianto mengimbau masyarakat agar tidak membeli dan menyimpan obat Klorokuin.

"Klorokuin merupakan obat penyembuhan bukan pencegahan," ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia masyarakat tidak usah menyimpan dan membeli Klorokuin.

""Klorokuin obat digunakan untuk penyembuhan. Bukan pencegahan. Maka masyarakat tidak perlu membeli dan menyimpan klorokuin," katanya dalam konferensi pers yang ditayangkan akun youtubue BNPB, Jakarta, Sabtu (21/3).

Yuri juga mengatakan, klorokuin merupakan obat jenis keras yang tak boleh sembarangan dikonsumsi.  Klorokuin diberikan kepada pasien dengan resep dokter

"Ini obat yang diberikan dengan resep dokter dan dengan pengawasan," ungkap Yuri.

Sebelumnya Presiden mengatakan sudah ada resep obat hasil riset dan pengalaman beberapa negara yang bisa diterapkan untuk mengobati pasien corona atau covid-19.

Pemerintah, kata dia memesan dua jenis obat yang berbeda, yakni Avigan dan Klorokuin demi kesembuhan pasien.

"Obat ini sudah dicoba oleh satu, dua dan tiga negara dan memberikan kesembuhan," kata Presiden Jokowi.

Untuk obat Avigan, pemerintah menyediakan 5.000.butir. Seiring dengan itu, pemerintah juga tengah memesan 2 juta butir obat tersebut. Obat ini didatangkan dari Jepang. Sementara, obat Klorokuin, sudah disiapkan sebanyak 3 juta butir. Obat Klorokuin ini diketahui diproduksi di Indonesia.

Presiden Jokowi mengatakan, obat-obatan tersebut merupakan hasil dari riset sejumlah negara dan laboratorium berstandar internasional.

Oleh : Ryan Pratama

Artikel Terkait