News

Selain Sosialisasi, Pemkab Manggarai Lakukan Berbagai Upaya Cegah Covid-19

Minggu, 05/04/2020 17:10 WIB

Simulasi Penanganan evakuasi pasien terduga covid-19. (Foto : protokol kab.manggarai)

Ruteng, Tajukflores.com - Pemerintah Kabupaten Manggarai terus melakukan upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Hal lain yang dilakukan Pemkab selain melakukan sosialisasi melalui media ialah menyediakan sarana cuci tangan di tempat publik.

Hal ini dilakukan Pemkab Manggarai melalui PDAM Tirta Komodo, Ruteng, dengan melakukan pemasangan keran air sekaligus menyediakan sabun cair (antiseptik) di beberapa tempat. 

Dalam kesempatan tersebut Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H., M.H. memantau langsung kegiatan tersebut sekaligus memastikan bahwa pemasangannya dilakukan di tempat-tempat yang mudah diakses publik.

Direktur PDAM Tirta Komodo, Klemens Man mengatakan fasilitas cuci tangan tersebut disediakan di beberapa titik, di antaranya di Terminal Mena, Terminal Carep, Kompleks Pertokoan (Sentosa Raya), Depan Kantor Lurah Pitak, lokasi Pasar Sayur dan Pasar ikan. 

Sementara Juru Bicara Komando Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lodovikus Moa mengatakan selain langkah pemasangan fasilitas cuci tangan, pemeriksaan terhadap Pelaku Perjalanan dari daerah terpapar juga terus dilakukan. 

Untuk diketahui, hari Sabtu, (4/4) siang, Komando Tugas memeriksa (screening) siswa-siswi SMK Sadar Wisata Ruteng yang baru tiba di Ruteng setelah mengikuti kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Bali, dan pada malam harinya, dilakukan hal serupa terhadap Pelaku Perjalanan lainnya.

"Sekaligus hari ini secara perdana dilakukan pemasangan gelang di tangan bagi semua masyarakat yang baru datang dari daerah terpapar. Tujuannya, untuk memudahkan pengontrolan petugas kesehatan, mengingatkan warga yang baru datang dari daerah terpapar yang terpasang gelang di tangannya, untuk mematuhi setiap protokol kesehatan dan wajib mengisolasi diri selama 14 hari," ujar Ludovikus Moa mengutip protokol kabupaten Manggarai.

Ludovikus menambahkan Pemerintah Kabupaten Manggarai juga akan memberikan Kartu Kontrol bagi setiap warga yang baru datang dari daerah terpapar.

Simulasi Pertolongan dan Evakuasi Pasien Covid-19

Sementara itu, pada Jumat, (3/4) lalu, Polres Manggarai bersama tim dari RSUD dr. Ben Mboi Ruteng melakukan kegiatan simulasi pertolongan/evakuasi pasien/jenazah yang terpapar Covid-19. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Mapolres Manggarai, diikuti oleh anggota Polres Manggarai dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan physical distancing.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo saat membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa simulasi ini merupakan bagian dari kegiatan pembinaan dan persiapan operasional Polres Manggarai dalam mendukung penanganan Covid-19 di Kabupaten Manggarai.

Direktur RSUD Ruteng, dr. Imaculata Veronika mengatakan dalam kegiatan tersebut, pihaknya memaparkan materi-materi seperti gambaran umum Covid-19, pengenalan Alat Perlindungan Diri (APD) termasuk simulasi pemakaian dan pengenalan APD, hingga simulasi evakuasi pasien terduga Covid-19.

"Materi Sosialisasi Covid-19 dibawakan oleh dr. Sary Baeng. Materi Pengenalan APD dan Simulasi Pemakaian dan Pelepasan APD dibawakan oleh dr. Rudyanto, Sp.An. Ada praktek cuci tangan pakai sabun dan hand sanitizer. Kegiatan diakhiri dengn simulasi evakuasi pasien terduga Covid-19 oleh anggota Polres dan perawat di RSUD dr. Ben Mboi," jelas dr. Imaculata Veronika.

Patuhi Protokol Kesehatan

Demi memutusnya rantai penyebaran Covid-19 Pemkab Manggarai berharap agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan serta imbauan yang telah disampaikan melalui berbagai media. 

Kerjasama dari Pemerintah Kecamatan, Desa/Kelurahan bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama juga turut serta dalam upaya ini, baik melalui sosialisasi maupun melalui pembuatan Posko-Posko Siaga Covid-19 di berbagai lokasi.

"Mohon dukungan dari masyarakat Kabupaten Manggarai agar sama-sama berjuang mencegah penyebaran virus ini. Mulai dari menjaga kesehatan, mematuhi himbauan pemerintah, dan terutama sangat diharapkan agar kita sungguh-sungguh melakukan physical distancing. Yang baru tiba dari daerah terpapar, mohon lakukan isolasi atau karantina mandiri selama 14 hari," pungkas Juru Bicara Komando Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Ludovikus Moa.

Oleh : Fersin Waku

Artikel Terkait