Tak Punya Beras Akibat Corona, Warga Woedoa di NTT Terpaksa Makan Ubi Hutan Beracun

Selasa, 17 Oktober 2023 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Woedoa, Nangaroro, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) terpaksa makan ubi hutan beracun karena tak punya beras akibat pandemi Corona Virus atau Covid-19.

Terhitung selama 3 minggu masyarakat di Desa Woedoa terpaksa memakan ondo, sejenis ubi hutan beracun karena tidak memiliki beras. Dan untuk mendapatkan ubi itu warga pun mencarinya di hutan.

“Akibat dari wabah Covid-19, warga di sini sudah tiga minggu makan ondo, karena masyarakat tidak lagi bisa beli beras. Karena mau beli beras uang tidak ada. Kalau hewan peliharaan seperti ayam, kambing dan babi ada. Tapi mau jual tidak ada yang beli,” ungkap Herman Pera, warga Woedoa mengutip Sindonews.com Rabu (30/4).

Herman yang merupakan mantan staf Desa Woedoa mengatakan, dia dan warga setempat terpaksa makan ondo karena tidak ada lagi makanan yang tersisa di rumah. Jagung yang ditanam mengalami gagal panen.

Baca Juga:  Perjalanan 13 Tahun Rima Alir Tirta merintis Alir Tirta Batik

Saat ini situasi di wilayah desa itu pada siang hari terlihat sepi karena hampir semua warga masuk hutan untuk mencari ubi hutan beracun. Ubi ondo merupakan salah satu ubi hutan yang beracun.

Sebelum dikonsumsi butuh pengolahan yang baik dan benar agar racunnya bisa hilang. “Agar ubi ondo bisa dimakan dengan aman, harus diolah dengan penuh kesabaran dan memakan waktu beberapa hari,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Jelajahi Dunia Bisnis Melalui ‘Startup Safari’ bersama Co-Founder & CEO HOLEO, Andre Husada
Cari Kemasan: Solusi Kemasan Murah dan Tanpa Minimum Order untuk UMKM Indonesia
Ryan Wibawa, Penyeduh Kopi Indonesia Raih Juara Ketiga di Kompetisi World Brewers Cup 2024
Plasgos Luncurkan Fitur Dekorasi Toko: Tingkatkan Branding dan Tampilan Toko Anda!
Punya Uang Rp 1 Miliar di Usia 20 Tahun, Timothy Ronald Ungkap Rahasianya
SMM Panel Indonesia Terbaik untuk Meningkatkan Popularitas Media Sosial Anda
7 Pekerjaan Creative Advertising Paling Dicari, Saatnya Upgrade Skill
Perjalanan 13 Tahun Rima Alir Tirta merintis Alir Tirta Batik
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 11:26 WIB

Cara Menghabiskan Weekend yang Sempurna di Labuan Bajo

Rabu, 17 April 2024 - 20:38 WIB

Tren Positif Kunjungan Wisata selama Sepekan Libur Lebaran di Labuan Bajo

Rabu, 17 April 2024 - 08:03 WIB

Kunjungan Wisatawan Gunung Bromo Tetap Tinggi Pasca Lebaran 2024, Ini Penyebabnya!

Selasa, 16 April 2024 - 19:33 WIB

Arus Mudik Lebaran 2024: AirAsia Angkut 310.000 Penumpang, Denpasar dan Lampung Jadi Rute Terfavorit

Senin, 15 April 2024 - 23:50 WIB

3 Rekomendasi Wisata Alam di Kecamatan Cibal, Manggarai Flores

Senin, 15 April 2024 - 03:49 WIB

Perkiraan Biaya ke Labuan Bajo dari Jakarta Terbaru 2024

Minggu, 14 April 2024 - 22:04 WIB

Perbandingan Kekuatan Militer Israel vs Iran: Negara Mana yang Lebih kuat?

Minggu, 14 April 2024 - 20:15 WIB

10 Hotel Terbaik Tepi Laut di Labuan Bajo

Berita Terbaru

Download MP3 Lagu Kupu-Kupu Tiara Andini

Music & Movie

Download MP3 Lagu Kupu-Kupu Tiara Andini

Sabtu, 20 Apr 2024 - 00:37 WIB

Lirik Lagu Kupu-kupu Single Terbaru Tiara Andiri

Music & Movie

Lirik Lagu Kupu-kupu Single Terbaru Tiara Andiri

Sabtu, 20 Apr 2024 - 00:19 WIB