News

Wali Kota Kupang Sebut Puluhan Warganya Kontak Erat dengan Pasien Positif Covid-19

Kamis, 14/05/2020 08:16 WIB

Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jefri Riwu Kore memberikan keterangan kepada wartawan tentang pembagian masker gratis kepada masyarakat guna mencegah penyebaran COVID-19, Sabtu (18/4/2020).

Kupang, Tajukflores.com - Sebanyak 23 warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sempat melakukan kontak erat dengan pasien positif COVID-19 yang kemudian meninggal dunia pada Selasa (12/5) malam.

Hal itu dibenarkan oleh Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore.

"Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Kupang telah melakukan penelusuran terhadap warga yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia," katanya dalam keterangan pers melalui daring di Kupang, Rabu (13/5) malam.

Jefri menyebut 23 warga itu sedang dalam pengawasan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kupang dan dilakukan pengambilan swab untuk mengetahui telah terpapar COVID-19 atau tidak.

"Kami sudah menurunkan tim pada Rabu ini untuk melakukan pengambilan swab terhadap 23 orang kontak erat dengan korban," ujar Jefri.

Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan cepat terhadap 10 orang yang pernah kontak erat dengan korban yang bekerja sebagai pedagang daging di Pasar Kasih Naikoten Kupang.

Tim juga melakukan penelusuran terhadap 65 warga di ibu kota provinsi berbasis kepulauan itu yang sempat melakukan kontak erat dengan korban.

Dia menambahkan sejumlah anggota keluarga pasien positif COVID-19 saat ini sedang melakukan karantina secara mandiri guna memutus rantai penyebaran virus corona baru (COVID-19).

Pemerintah Kota Kupang telah mendistribusikan sejumlah logistik untuk kebutuhan anggota keluarga korban COVID-19 yang sedang melakukan karantina secara mandiri di rumah. (Ant)

Oleh : Ryan Pratama

Artikel Terkait