Hukum

Tiga Tersangka Judi Kupon Putih di Borong Terancam Penjara 4 Tahun

Kamis, 06/08/2020 11:14 WIB

Ilustrasi penjara/Shutterstock.

Borong, Tajukflores.com - Pihak Kepolisian dari Polsek Borong di Polres Manggarai Timur menangkap enam orang warga yang diduga sebagai pelaku judi kupon putih di Wae Reca, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Selasa (28/7) pekan lalu.

Mereka berinisial NDK (38), YA (33), FJ (33), MN (24), YN (29) dan SH (33). Dari hasil pemeriksaan ditetapkan tiga orang sebagai tersangka yakni NDK, YA, FJ. Sedangkan tiga orangnya dijadikan saksi yakni MN, YN dan SH.

Ketiga orang tersangka ini terancam hukuman penjara minimal 4 tahun penjara. Kamis (6/8/2020).

Kapolsek Made Mudana mengatakan, ketiga tersangka tersebut dikenakan pasal 303 tentang perjudian dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun.

"kita gunakan pasal 303 tentang perjudian dengan ancaman hukuman 4 tahun keatas," ujar Made Kamis (6/8) mengutip Pos Kupang.

Made juga mengatakan, dari hasil pemeriksaan hanya tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan tiga orang lainya hanya sebagai saksi.

Meskipun demikian, kata Made, tidak menutup kemungkinan ada penambahan tersangka, sebab dari proses penyelidikan kepada para tersangka ini bisa berpotensi ditemukan ada orang-orang lain seperti ketiga para tersangka perbuat.

Ia menuturkan, penangkapan enam orang warga tersebut berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya dari masyarakat. Atas Informasi tersebut ia bersama Kanit Reskrim bersama anggota melakukan pengebrekan terhadap enam orang warga itu.

Dari hasil pengebrekan itu, selain mengamankan keenam orang ini, juga diamankan barang bukti (BB) berupa 4 handphone android, tiga handphone biasa merk nokia, uang tunai sebesar Rp 1.957.000, buku berisi daftar angka togel, alat tulis dan kalkulator.

Setelah itu, keenam orang ini bersama dengan barang bukti digiring ke Mapolsek Borong untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Made menambahkan, secara maraton pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap keenam orang itu. Dan dari hasil pemeriksaan, pihaknya menetapkan 3 orang tersangka, Rabu (29/7), sedangkan 3 orang dijadikan saksi karena hanya keberadaan mereka di lokasi saat pengebrekan.

 

Oleh : Fersin Waku

Artikel Terkait