Travel

Dibuka Viktor Laiskodat, Masyarakat Tutup Kembali Wisata Wae Rebo

Selasa, 15/09/2020 20:20 WIB

Lokasi wisata Wae Rebo, Manggrai, Flores, NTT (Dok. Satya Winnie)

Kupang, Tajukflores.com - Masyarakat menutup kembali desa wisata Wae Rebo meski Gubernur Nusa Tenggara Timur ( NTT) Vikotor Bungtilu Laskodat telah membukanya untuk umun.

Ketua Lembaga Pelestarian Budaya Wae Rebo Frans Mudir mengatakan, masyarakat memutuskan menutup kembali Obyek Wisata Wae Rebo.

Keputusan itu berdasarkan musyawarah bersama selurah masayarakat Wae Rebo di rumah Gendang Wae Rebo, Kamis (10/9).

“Dibuka atau tidak itu tergantung kesepakatan bersama seluruh masyarakat. Karena masyarakat minta tutup lagi, maka kami harus ikut,” kata Frans dalam rilis tertulis, Senin (14/9).

Menurut dia, masyarkat Wae Rebo ingin agar destinasi tersebut bisa dikunjungi setelah wabah Covid-19 berakhir.

Kepala Biro (Kabiro) Humas NTT Marianus Jelamu, mengatakan bahwa yang mesti dilakukan di Wae Rebo adalah kontrol ketat di pintu masuk tempat wisata itu.

Ia mencontohkan, sebelum wisatawan masuk harus cek suhu terlebih dahulu oleh penjaga di gerbang masuk sebagai syarat utama bagi mereka yang datang ke sana.

“Jika masyarakat terlalu khawatir, mungkin tidak perlu izinkan wisatawan menginap di sana. Wisawatwan datang melihat dan memotret di tempat itu. Kata kuncinya ada pemasukan bagi warga setempat," kata Marianus melalui sambungan telepon, Senin (14/9).
Ia pun berharap tidak ada keputusan menolak wisatawan masuk ke Wae Rebo, agar bisa menopang ekonomi warga.

Marius mengungkapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai melalui Dinas Pariwisata untuk menyosialisasikan hal tersebut ke masyarakat Wae Rebo.

“Kami akan koordinasi dengan Pemkab Manggarai, karena di sana itu kewenangannya mereka,” kata dia.

Oleh : Alex K

Artikel Terkait