News

Pemerintah Bangun Fasilitas Jaringan Air Bersih Senilai Rp3,6 Miliar di Manggarai

Jum'at, 06/11/2020 16:56 WIB

Penjabat sementara Bupati Manggarai, Zet Libing saat menandatangani prasasti pembangunan fasilitas air bersih di Desa Jaong, Kecamatan Satar Mese, Kamis (5/11). Foto: Tajukflores.com/Humas Pemkab Manggarai

Manggarai, Tajukflores.com - Pemerintah pusat membangun fasilitas jaringan air bersih senilai Rp3,6 miliar melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) untuk 18 desa di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Penjabat sementara Bupati Manggarai, Zet Libing meresmikan secara simbolis penggunaan fasilitas air bersih untuk 18 desa itu.

Peresmiannya ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan dokumen serah terima penyelesaian pelaksanaan pekerjaan Pamsimas Hibah Insentif Desa (Pamsimas HID) Desa Jaong tahun 2020 yang berlangsung di Desa Jaong. Kecamatan Satar Mese, Kamis (5/11).

Penjabat sementara Bupati Manggarai, Zeth Libing dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah pusat dan masyarakat Kabupaten Manggarai yang telah membantu suksesnya program Pamsimas.

Ia berharap agar program Pamsimas benar-benar menuntaskan persoalan masyarakat akan pemenuhan kebutuhan air minum di desa yang berkualitas.

"Kami berharap fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran yang besar ini berkualitas sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara baik. Kran-kran air yang dipasang harus berfungsi dengan baik," ujarnya dalam keterangan tertulis Humas dan Protokol Setda Kabupaten Manggarai Jumat (6/11).

Zet Libing mengajak seluruh elemen yang ada di 18 desa yang telah memiliki fasilitas air bersih melalui program Pamsimas untuk bersama-sama menjaga fasilitas air minum yang telah dibangun secara baik.

"Satu yang saya minta. Apa yang sudah dibangun agar dijaga, dirawat dengan baik, tidak boleh ada yang kasih rusak," tegasnya.

Ia mengatakan, apabila ada pihak tertentu yang melakukan pengerusakan agar dilaporkan ke Polisi karena fasilitas yang dibangun untuk kepentingan bersama.

Selain itu ia juga menghimbau agar jalur pipa sepanjang 3,5 km dari sumber air hingga ke desa harus selalu dipantau, dijaga, dan dirawat agar kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi.

Pada tahun 2020 ada 18 desa tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Manggarai yang mendapatkan bantuan pendanaan Pansimas dan masing-masing desa mendapat alokasi anggaran dari APBN TA 2020 sebesar Rp200 juta untuk pembangunan fasilitas jaringan air bersih.

Oleh : Grace Seran

Artikel Terkait