News

Dalam 2 Tahun, Deno Kamelus Mekarkan 52 Desa di Manggarai

Rabu, 11/11/2020 21:05 WIB

Bupati Manggarai Deno Kamelus saat membagikan sembako di sejumlah kelurahan di Kecamatan Langke Rembong, Sabtu, 2/5/2020 (Foto: Manggarai.go.id)

Ruteng, Tajukflores.com - Pemerintah Kabupaten Manggarai telah memekarkan 52 desa dalam kurun 2019-2020. Sebanyak 22 desa dimekarkan pada 2019 dan sebanyak 30 desa yang dimekarkan pada tahun 2020 ini.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas PMD Kabupaten Manggarai, pada tahun 2019, 22 desa di sembilan kecamatan yang telah diresmikan oleh Bupati Deno Kamelus.

Rinciannya: Kecamatan Wae Ri`i (2 desa), Satar Mese (1 desa), Satar Mese Barat (3 desa), Kecamatan Lelak (2 desa), Kecamatan Ruteng (2 desa), Kecamatan Rahong Utara (4 desa), dan Kecamatan Cibal (1 desa).

Sementara pada tahun 2020, pemekaran 30 desa terdapat di 10 kecamatan, yakni: Kecamatan Ruteng (3 desa), Kecamatan Cibal (2 desa), Kecamatan Rahong Utara (1 desa), Kecamatan Wae Ri`i (3 desa), Kecamatan Cibal Barat (2 desa), Kecamatan Reok Barat (3 desa), Kecamatan Satar Mese Barat (4 desa), Kecamatan Satar Mese (7 desa), Kecamatan Satar Mese Utara (3 desa), dan Kecamatan Lelak (2 desa).

"Pemekaran desa ini tentu terjadi karena adanya keterlibatan masyarakat yang tentunya tidak hanya menjadi tanggungjawab kepala desa," kata Bupati Manggarai sekaligus calon petahana, Deno Kamelus, Rabu (11/11).

Deno mengatakan, pemekaran desa selain karena tuntutan aspirasi masyarakat, juga bertujuan untuk meningkatkan efektifitas penyelenggaraan pemerintah desa, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Menurut Deno, banyak aspek diperhatikan sebelum desa persiapan tersebut benar-benar menjadi desa definitif. Hal itu menyangkut persiapan sarana dan prasarana, sumber daya manusia (SDM), pembiayaan, tata kelola keuangan, dan sebagainya.

Oleh : Leonardus

Artikel Terkait