Politik

Relawan Muda DM: Konsep Paket Hery-Heri Tidak Jelas, Membingungkan!

Sabtu, 14/11/2020 19:43 WIB

Pasangan calon Herybertus Nabit dan Heribertus Ngabut memaparkan visi-misi dalam debat Pilkada 2020 di Ruteng, Sabtu (14/11/2020). Foto: Tajukflores.com

Ruteng, Tajukflores.com - Relawan Muda DM menilai kualitas pasangan Deno Kamelus-Victor Madur jauh di atas pasangan Herybertus Nabit-Heribertus Ngabut dalam debat terbuka Pilkada Manggarai 2020 pada Sabtu (14/11) siang.

Koordinator Relawan Muda DM Jilid 2 Kabupaten Manggarai, Tales Yulianus mengatakan, debat siang tadi menjadi momen bagi para pemilih dan generasi muda, termasuk pemilih pemula untuk menentukan arah dukungannya pada 9 Desember mendatang.

"Hari ini dua pasangan calon yakni DM dan H2N mempertontonkan kualitas mereka di ruang publik dalam debat terbuka. Setelah disimak, kami dalam barisan Relawan Muda DM menilai bahwa kualitas paket Deno-Madur jauh di atas Hery-Heri," kata tales Yulianus dalam keterangan yang diterima Tajukflores.com, Sabtu (14/11).

Thales mengatakan Paket Deno-Madur menyampaikan visi dan misi Manggarai Maju sesuai dengan yang disampaikan saat kegiatan kampanye dan sosialisasi yang dilakukan selama ini. Sementara, H2N yang menggunakan jargon perubahan ternyata memiliki visi-misi yang hampir sama dengan Deno-Madur.

"Perubahan yang tim H2N kampanyekan selama ini seperti kata tanpa makna. Masyarakat yang selama ini penasaran dengan jargon perubahan akhirnya bisa menyadari bahwa tidak ada konsep yang jelas dari tagline perubahan itu," kata Thales.

Bahkan saat perdebatan berlangsung jelas Thales, beberapa kali H2N mengakui dan menyepakati gagasan yang disampaikan oleh paket Deno-Madur. Ini menunjukan bahwa konsep pembangunan dari Deno-Madur sudah benar dan tepat lalu disepakati oleh H2N.

"Sementara dari H2N sendiri, kita tidak melihat ada tawaran gagasan yang lebih menarik. Apa yang mau diharapkan dari kandidat ini, tidak ada gagasa baru yang mereka sampaikan," jelasnya.

Menurut Thales, Relawan Muda DM menilai Paket H2N dalam debat menunjukkan konsep yang tidak masuk akal. Sebagai contoh, dalam beberapa kesempatan kampanye paket H2N berjanji menaikan 100% tambahan penghasilan guru honorer. Selain itu, memberikan bantuan untuk pembersihan lahan tidur bagi masyarakat sebesar Rp1.000.000 per kepala keluarga.

Jika dikalkulasi jumlahnya pasti sangat besar dan sangat tidak sesuai dengan jumlah APBD Kabupaten Manggarai saat ini.

Kemudian, saat ditanya oleh Paket DM tentang sumber dana untuk memenuhi janji tersebut, ternyata paket H2N ingin mengandalkan hasil investasi pada PT Manggarai Multi Investasi atau (MMI).

"Padahal kalau mau dicari tahu tentang pendapatan asli daerah yang bersumber dari PT MMI, selama ini jumlahnya hanya pada kisaran Rp100 hingga Rp200 juta. Lalu dibagi untuk ribuan guru honorer, kemudian bantuan untuk pembersihan lahan tidur masyarakat. Sudah pasti tidak akan cukup," jelas Thales.

Menurut Thales, seharusnya H2N menjelaskan detail konsep investasi di PT MMI dengan target menghasilkan PAD yang lebih besar untuk memenuhi janjinya tersebut.

"Bukan malah menyampaikan pernyataan yang membingungkan dan tidak masuk akal. Dari sini kita bisa menilai dan janji-janji seperti itu sudah pasti tidak akan bisa dipenuhi," tegasnya.

Atas dasar itu, menurut Thales, Relawan Muda DM menyimpulkan bahwa H2N tidak memiliki konsep yang bisa meyakinkan untuk membangun Manggarai menjadi lebih baik pada lima tahun ke depan.

Berbeda halnya dengan Paket Deno-Madur, dalam debat menurut dia telah menyampaikan keberhasilan yang telah dilakukan selama kurang lebih empat tahun terakhir. Contohnya, intervensi terhadap bantuan rumah tidak layak huni, pengembangan sistem pertanian terintegrasi (simantri), pengembangan jaringan dan elektrifikasi (listrik), pembangunan infrastruktur jalan raya, fasilitas kesehatan dan sebagainya.

"Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat Manggarai yang belum tentukan arah dukungan dan pilihan, terutama generasi muda dan para pemilih pemula sudah saatnya kita berada dalam barisan yang sama untuk minum madu yang sudah teruji dan terbukti membangun Manggarai," tutupnya.

Oleh : Leonardus

Artikel Terkait