News

Timses Paket Heri-Heri Hadang Logistik Pilkada di Kecamatan Cibal

Selasa, 08/12/2020 21:54 WIB

Stanislaus E Weot, salah seorang warga yang juga merupakan tim sukses pasangan Herybertus Nabit-Heribertus Ngabut (Paket Heri-Heri) di Kecamatan Cibal mempertanyakan alasan logistik tidak dikawal oleh petugas kepolisian. Foto: Tajukflores.com/Screenshot Video

Ruteng, Tajukflores.com - Beberapa warga menghadang mobil yang membawa logisitik Pilkada 2020 ke Desa Welu, Kecamatan Cibal pada Selasa (8/12) malam.

Kejadian itu terekam dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial dan percakapan grup WhatsApp. Peristiwa penghadangan itu diduga terjadi di sebelum cabang Rakas, Desa Wudi, Kecamatan Cibal.

Salah seorang warga, Stanislaus E Weot mempertanyakan alasan logistik tidak dikawal oleh petugas kepolisian. Informasi yang dihimpun, Stanislaus merupakan tim sukses pasangan Herybertus Nabit-Heribertus Ngabut (Paket Heri-Heri) di Kecamatan Cibal 

"Apakah yang bawa ini tidak ada dari pihak keamanan? Harus dibawa secara pribadi? Mana polisi? Pertanyaan saya begini? Ini urusan negara atau urusan keluarga? Kalau ini urusan negara, pemilu, setahu saya maka wajib ada pihak keamanan," kata Stanislaus dalam video tersebut.

"Saya hanya tanya mana polisi yang antar, kawal ini barang? Bukan urus kepala desa ini, setidaknya manga (ada) hansip. Saya mau pastikan ini barang ini," imbuhnya.

 https://cdn.tajukflores.com/posts/1/2020/2020-12-08/d9e85cb89a81cba8c1bb45b0062d85db_1.png

Stanis yang berprofesi sebagai guru komite itu mengaku curiga lantaran mobil milik Bumdes Welu tersebut digunakan untuk menghantar logisitik. Apalagi tanpa pengawalan kepolisian.

"Kedua, kenapa mobil Bumdes ini menjadi alat untuk kemudian angkut logistik tentang pemilu. Tidak ada anggaran kah? Itu pertanyaannya. Harus jelaskan tentang itu.

Kendati demikian, Stanis mengaku tidak menghadang mobil yang menghantar logisitik Pilkada. Dia mengaku hanya untuk memastikan logistik pilkada sampai di tempat tujuan. Sembari melarang warga lainnya berbicara, Stanis mengatakan bertanggungjawab atas kejadian tersebut.

"Saya yang bertanggungjawab tentang ini barang, yang lain tidak usah bicara! Supaya tidak salah keluar informasinya. Tidak ada penghadangan. Saya tegaskan, tidak ada. Jangan sampai salah lagi," tegasnya.

Salah seorang warga yang menjadi saksi mata dalam peristiwa tersebut mengatakan, akibat penghadangan tersebut, logistik pilkada ke Desa Welu tertahan selama beberapa jam di lokasi kejadian.

Warga yang enggan menyebutkan identitasnya itu mengaku alasan Stanis mengada-ada, sebab di lokasi saat itu ada pengawas dari tingkat desa.

"Menurut Stanis itu bukan penghadangan, tapi faktanya sudah tahan di situ sudah berjam-jam. Alasan penghadangan juga tidak jelas, tidak ada polisi dan tentara, padahal ada tentara. Pengawas tingkat desa juga ada, tetapi dia persoalkan kenapa tidak ada polisi. Alasannya mengada-ada," ujar warga itu kepada Tajukflores.com, Selasa malam.

Dikonfirmasi lebih lanjut, Kapolsek Cibal, Ipda Heribertus Edot membenarkan adanya penghadangan logistik pilkada tersebut.

"Jadi kita sudah ke lokasi dengan Pak Camat. Memang ada terjadi hal seperti itu," kata Heribertus saat dihubungi Tajukflores.com pada Selasa malam.

Menurut dia, kejadian tersebut hanyalah kesalahpahaman semata terkait tidak adanya pengawalan dari kepolisian. Faktanya, kata Heribertus, pengangkutan logistik ke Desa Welu dikawal oleh tiga anggota polisi dari Polres Manggarai.

"Tapi sebenarnya petugas itu ada, hanya mungkin karena tidak tahu jalan, agak ketinggalan sedikit di belakang. Dan waktu saya ke TKP dengan Pak Camat dan Panwas juga, saya ketemukan saya punya anggota (dengan warga penghadang)," jelas Heribertus.

Menurut Heribertus, setelah pihaknya memberi pemahaman kepada warga tersebut, distribusi logistik akhirnya dilanjutkan dengan pengawalan kepolisian.

"Begitu sampai di lokasi, saya bilang, ini hajatan nasional, tidak ada penghadangan, tolong dikasih jalan. Dan anggota Polres langsung kawal," katanya.

Heribertus juga memastikan jika logistik yang diangkut mobil milik Bumdes Welu dalam kondisi baik.

"Saya dengan Pak camat sudah periksa itu tadi, sama sekali tidak ada (kerusakan)," katanya.

Oleh : Leonardus

Artikel Terkait