News

Pemkab Mabar Punya Kapal Tol Laut Gratis untuk Warga

Selasa, 02/03/2021 14:57 WIB

Ilustrasi kapal laut

Labuan Bajo, Tajukflores.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan bantuan satu kapal tol laut sebagai moda transportasi gratis bagi warga di tiga pulau di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi meresmikan pengoperasian kapal Ganda Nusantara 20 jenis Rede itu di dermaga pelabuhan Labuan Bajo yang ditayangkan secara langsung melalui media sosial Protokol dan Komunikasi Pimpinan Manggarai Barat, Senin, (1/3).

Edistasius Endi pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada Kemenhub yang telah memberikan bantuan moda transportasi gratis bagi warga daerah itu.

Bantuan itu merupakan bentuk dukungan Kemenhub terhadap pembangunan sektor wisata premium Labuan Bajo.

Dia menegaskan, kapal angkutan laut gratis itu untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan terhadap masyarakat di kabupaten ujung barat pulau Flores yang selama ini kesulitan dalam mendapatkan layanan transportasi laut dari Labuan Bajo ke pulau-pulau di sekitar daerah itu.

Menurut dia, pengoperasian kapal ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pesisir pantai di Kabupaten Manggarai Barat, sehingga mobilitas dan aksesibilitas bagi masyarakat menjadi lebih mudah.

Ia menegaskan, tahap pertama Kapal Ganda Nusantara 20 itu akan melayani jalur pelayaran Labuan Bajo-Pulau Mesa-Pulau Rinca-Papagaran dalam semiggu sekali.

"Pelayaran ke daerah-daerah di Manggarai Barat ini dilakukan secara gratis bagi masyarakat," kata Edistasius Endi yang baru dilantik Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat pada Jumat (26/2).

Dia menambahkan, Kabupaten Manggarai Barat memiliki 164 pulau dan yang berpenghuni ada 36 pulau, sedangkan yang dilayari kapal Ganda Nusantara 20 hanya mampu menjangkau tiga pulau.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat berharap pelayaran dilakukan Kapal Ganda Nusantara 20 itu juga menjangkau pulau-pulau lainnya demi pemerataan pelayanan transportasi laut bagi masyarakat.

"Kami berharap agar intansi teknis bisa membuka rute pelayanan ke pulau-pulau lainnya sehingga rute-rute yang belum terlayani bisa dijangkau oleh kapal gratis seperti dirasakan warga di tiga pulau lainnya," kata Edistasius Endi.

 

Oleh : Leonardus

Artikel Terkait