Politik

Respon Kubu AHY Soal Demo Mahasiswa di DPP Demokrat Menteng

Selasa, 16/03/2021 15:34 WIB

Aksi demo yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa di depan Kantor DPP Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/3/2021) malam dibubarkan polisi. Foto: Tajukflores.com/Ist

Jakarta, Tajukflores.com - Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menanggapi aksi sejumlah mahasiswa di depan kantor DPP di Jl. Proklamasi No 41, Jakarta Pusat Senin malam (15/3) sebagai bagian dari dialektika dalam berdemokrasi.

Herzaky menjelaskan, saat demo berlangsung, pihaknya sudah berusaha mengundang mereka ke dalam. Sesuai dengan sikap partai yang terbuka pada pelbagai kalangan yang datang untuk menyampaikan pendapat.

“Bahwa ada pihak yang tak setuju pada langkah kami, seperti yang melakukan demo malam ini, kami menerimanya sebagai bagian dari dialektika dalam demokrasi," ujar Herzaky dalam keterangannya, Selasa (16/3).

Ia menambahkan, partai Demokrat membuka mimbar demokrasi di dalam kompleks kantor DPP Demokrat untuk mengekspresikan pendapat, dengan argumentasi yang sehat, sebagai bagian dari edukasi publik. Ini tentu saja dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

"Kami memperlakukan setiap orang yang datang dengan prasangka yang baik, sampai terbukti sebaliknya. Jadi, saat ada beberapa mahasiswa datang dan meminta kesempatan untuk berorasi atas nama Persatuan Aktivis Lintas Kampus, kami memberikan kesempatan yang sama kepada mereka seperti pihak-pihak lain," ujarnya.

Mereka kemudian memberikan identitasnya sebagai mahasiswa dan aktivis dari kampus tertentu dalam pendataannya.

"Mohon maaf kalau kemudian ternyata ada di antara mereka, yang belakangan baru diketahui memang mahasiswa dan memegang jabatan tertentu, tapi bukan perwakilan dari lembaga mahasiswa di kampusnya.
Untuk itu, kami akan berupaya lebih baik lagi untuk mencegah hal seperti ini berulang, dengan mengecek identitas elemen masyarakat yang datang ke kami lebih detail lagi, dengan tetap menjunjung prasangka baik dan kebebasan berekspresi," ujar Herzaky.

Diketahui, aksi demo mahasiswa ini sempat membuat Jalan Proklamasi arah Matraman padat karena kerumunan hingga membuat badan jalan tertutup.

Tak lama, aksi demo tersebut suda dibubarkan aparat kepolisian polisi.

Oleh : Andry Rahmat

Artikel Terkait