News

Viral, Pria Ngaku Anggota TNI AU Lanud Kupang Diduga Intimidasi Majelis Jemaat

Sabtu, 27/03/2021 05:36 WIB

Seorang pria yang mengaku anggota TNI AU Pangkalan Udara El Tari Kupang mengintimidasi majelis jemaat di Kupang. Foto: Tajukflores.com/Facebook

Kupang, Tajukflores.com - Seorang pria mengenakan celana pendek diduga melakukan intimidasi terhadap seorang majelis jemaat Pangkalan Udara (Lanud) El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Dugaan intimidasi itu dibagikan oleh akun Facebook bernama Alex Luttu, Minggu (27/3) pagi.

Menurut postingan akun Alex Luttu, pria tersebut mengaku sebagai anggota TNI AU/AURI Lanud El Tari Kupang.

Bersama seorang rekannya, pria tersebut masuk ke ruangan konsitori jemaat Lanud Eltari dengan dalih jemat membuat keributan.

"Mencekik, menunjuk-nunjuk dan memaki-maki beberapa anggota majelis jemaat JLET Penfui dengan dalil Majelis Jemaat tersebut membuat keributan," tulis akun Alex Luttu sebagaimana dikutip Tajukflores.com.

Dalam postingannya, Alex Luttu mengaku heran dengan tuduhan pria berbadan tegap tersebut.

"Apakah benar kamu anggota AURI?…. ko seperti itu tingkahmu?… kalau kau anggota AURI kau harus menjadi penengah, bukan masuk ruang gereja dengan celana pendek, tidak mamakai masker, mencekik sambal mengeluarkan kata-kata “Ku bunuh kamu” memaki-maki, dan menunjuk-nunjuk anggota majelis jemaat yang sudah menyiapkan hatinya dari rumah tangganya dengan istri dan anaknya untuk beribadah.
Kau menuduh anggota majelis membuat keributan," tulis Alex Luttu.

"Kau menuduh anggota majelis membuat keributan. Keributan yang manaaaaaaaa………???? rasanya ada tenang-tenang saja sebelum kamu datang masuk ruang konsistori dan berteriak-teriak mengintimidasi anggota majelis jemaat. Masak orang mau beribadah harus diintimidasi seperti itu," lanjutnya.

Alex juga meminta perhatian Presiden Joko Widodo, Panglima TNI, Ketua Komnas HAM dan Komandan Pangkalan TNI AU Lanud ElTari Penfui atas kejadian tersebut. Dia berharap agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

Saat berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait kejadian yang sebenarnya.

Oleh : Yan Mau

Artikel Terkait