News

Duka Maria Sura Ola, Kehilangan 11 Anggota Keluarga akibat Banjir Bandang Adonara

Jum'at, 09/04/2021 22:58 WIB

Tangkap layar Maria Magdalena Sura Ola. Foto: Tajukflores.com/Metro TV

Jakarta, Tajukflores.com - Maria Magdalena Sura Ola, perempuan asal Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Pulau Adonara, NTT kehilangan 11 orang anggota keluarganya karena diterjang banjir bandang dampak badai siklon tropis Seroja yang menghantam desanya.

Dari semua keluarga yang meninggal, hanya menyisakan Maria dan kedua anaknya yang masih kecil.

Kesebelas anggota keluarga itu terdiri dari suami, ayah dan ibu mertua, adik ipar dan kakak ipar beserta anak-anaknya.

11 anggota keluarga Maria ini merupakan bagian dari 56 korban meninggal di Desa Nelelamadike akibat banjir bandang.

Sebagaimana diberitakan Metro TV, kejadian nahas yang merenggut nyawa suami dan keluarganya itu terjadi saat Maria tidak berada di rumahnya.

Saat itu, Maria sedang berada di rumah orang tuanya untuk mempersiapkan pesta Paskah 2021.

https://www.tajukflores.com/xms/images/posts/1/2021/2021-04-09/23ae6034155c6ea85bc3d3790cf610bf_1.png

Diberitakan, suami sempat mengantar Maria dan anak ke rumah orang tua Maria di desa tetangga, tepat satu hari sebelum banjir bandang menerjang rumah mereka.

Maria dan anak seolah merasa firasat buruk ketika sang suami mengantarkan anaknya. Anak mereka enggan kembali dengan suami untuk merayakan Paskah di rumah mereka.

Rupanya, hari itu merupakan momen terakhir Maria dan kedua anaknya bertemu suami tercinta dan keluarga besarnya.

Diwawancarai Metro TV dalam upacara doa bersama di Desa Nelelamadike, Maria berharap pemerintah memperhatikan kedua buah hatinya yang masih berusia 5 dan 1 tahun itu.

"Harapan saya, anak saya kan masih kecil, saya mohon harapan dan belas kasihan dari pemerintah, perhatikan anak saya, apalagi masa depan kan masih terlalu panjang," kata Maria sambil terisak, sebagaimana dikutip Tajukflores.com, Jumat (9/3).

"Saya tidak ada keluarga lagi, tidak ada harapan lagi untuk mereka. Saya kasihan anak saya. Perhatikan anak saya, apalagi anak saya yang masih kecil. Itu saja yang saya harapkan," imbuhnya.

Desa Nelelamadike merupakan salah satu desa terparah mengalami kerusakan akibat banjir bandang. Selain korban tewas, setidaknya ada 1.200 orang yang mengungsi di tiga lokasi yakni gedung gereja dan sekolah.

 

Oleh : Alex K

Artikel Terkait