Hukum

Korupsi Dana Desa Rp2,1 Miliar, Kades di TTU Jadi Tersangka

Minggu, 09/05/2021 14:28 WIB

MPO, Kades Botof, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ditahan penyidik Kejari TTU dalam perkara dugaan korupsi dana desa Rp2,1 miliar. Foto: TVRI/Yosef Prasco

Kefamenanu, Tajukflores.com - Seorang kepala desa (kades) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menjadi tersangka karena diduga melakukan korupsi dana desa. Tak tanggung-tanggung, uang yang dikorupsi mencapai Rp2,1 miliar.

Kades yang diduga korupsi dana desa itu ialah MPO, Kepala Desa Botof, Kecamatan Insana.

Setelah ditetapakn sebagai tersangka, MPO langsung ditahan penyidik pada Jumat (7/5), melansir TVRI.

Kepala Kejaksaan Negeri TTU Jimy Lambila menjelaskan, MPO menyelewengkan dana Rp2,1 miliar selama mengelola dana desa empat tahun belakangan.

Mirisnya, uang sebesar Rp1,1 miliar dari kerugian itu ternyata dipinjam PMO untuk keperluan pribadi. Hingga saat ini, belum sepeser pun dikembalikan.

Sementara ini, PMO yang ditahan sejak Jumat oleh pihak Kejaksaan Timor Tengah Utara, dijadikan sebagai tersangka tunggal.

Menurut Robet, penyidik masih mengembangkan penyidikan kasus tersebut dan jika ada indikasi keterlibatan orangai lain akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Robert mengatakan, terdapat sejumlah bukti dokumen terkait kasus korupsi ini. Termasuk bukti kuitansi pinjaman uang dana desa oleh PMO telah disita pihak kejaksaan.

Kasus PMO menambah deretan kades di TTU yang melakukan korupsi dana. Sebelumnya, sudah empat kepala desa yang meringkuk di balik jeruji besi, yakni kades Lanaus, Manamas, Manusasi dan Kades Tautpah.

Sementara seorang lagi, yaitu Kepala Desa Naikake B, dua pekan yang lalu juga telah menjadi tersangka. Dia kini menunggu proses persidangan di Pengadilan Tipikor Kupang.

Oleh : Grace Seran

Artikel Terkait