News

Tak Lulus TWK, Ferdinand Hutahaean Saran Novel Baswedan Cs Dibina BNPT

Senin, 17/05/2021 19:08 WIB

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (Istimewa)

Jakarta, Tajukflores.com - Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean sepakat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak dipecat.

Walau begitu, Ferdinand menyarankan agar penyidik senior Novel Baswedan dan 74 pegawai lainnya yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) dibina oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Saya setuju dan sepakat dengan Presiden Jokowi, bahwa memang Novel Baswedan dkk tidak perlu diberhentikan saat ini, tapi langkah pimpinan dengan menon jobkan mereka sudah benar dan tepat karena tugas-tugas KPK saat ini harus dilakukan oleh pegawai berstatus ASN," kata Ferdinand dalam keterangannya, Senin (17/5).

Ferdinand menyarankan agar penyidik senior Novel Baswedan dan 74 pegawai lainnya yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) dibina oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Mereka bisa dibina oleh BNPT dalam bentuk sekolah kedinasan khususnya belajar tentang wawasan kebangsaan sebelum kembali dilakukan tes ulang apakah mereka sudah memenuhi syarat memiliki wawasan kebangsaan yang cukup dan memenuhi syarat sebagai ASN," ujarnya.

Menurut dia, pernyataan Presiden Jokowi terkait tidak lulusnya 75 orang pegawai KPK diantaranya Novel Baswedan merupakan sebuah pernyataan yang cukup bijak dan layak untuk ditindak lanjuti oleh Pimpinan KPK.

Bagi Ferdinand, TWK sebenarnya bertujuan untuk memperbaiki KPK secara institusi. Alasannya, KPK harus diisi oleh individu-indivudi atau SDM berkualitas dan berwawasan kebangsaan. Selain alat memperbaiki KPK secara institusi juga sebagai alat memperbaiki SDM KPK.

"Yang berikut adalah SDM yang tidak lulus TWK tidak serta merta diberhentikan tapi dilakukan pembinaan melalui sekolah kedinasan," kata dia.

Dia menambahkan, pendidikan deradikalisasi bisa sebagai bahan untuk sekolah kedinasan ini, dan dilakukan oleh BNPT yang memang salah satu fokus kegiatannya adalah deradikalisasi.

"Maka itu sekali lagi saya berharap agar pimpinan KPK segera menyerahkan 75 pegawai yang tidak lulus tersebut untuk dibina soal wawasan kebangsaan," tandas Ferdinand.

Oleh : Alex K

Artikel Terkait