News

Presiden Jokowi: Semua Pihak Harus Berkolaborasi dalam Program Literasi Digital Nasional

Kamis, 20/05/2021 14:18 WIB

Presiden Jokowi, saat konferensi pers terkait impor beras. Foto: Instagram @jokowi

Jakarta, Tajukflores.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam program literasi digital nasional agar semakin banyak masyaraka melek dan memahami ranah digital.

Menurut Jokowi, Program Literasi Digital nasional merupakan sebuah kerja besar yang tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah.

"Literasi digital adalah kerja besar. Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, perlu mendapatkan dukungan seluruh komponen bangsa,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya secara virtual saat meluncurkan Program Literadi Digital Nasional, di Jakarta, Kamis (20/5).

Jokowi juga memberikan  apresiasi kepada 110 lembaga dan berbagai komunitas yang terlibat dalam Program Literasi Digital Nasional. Program ini, ujar Presiden, harus terus menggelinding, membesar dan mendorong berbagai inisiatif komponen bangsa di berbagai tempat lain.

"Saya harap gerakan ini menggelinding dan terus membesar, bisa mendorong berbagai inisiatif di tempat lain melakukan kerja-kerja konkrit di tengah masyarakat agar semakin cakap memanfaatkan internet untuk kegiatan edukatif dan produktif,” ujar Jokowi.

Presiden Jokowi menambahkan,  tantangan di ruang digital kini semakin besar. Pasalnya, konten-konten negatif kini terus bermunculan seperti kabar hoaks, penipuan daring, perjudian, eksploitasi seksual pada anak, perundungan siber, ujaran kebencian hingga konten radikalisme.

Semua itu perlu diwaspadai karena dapat mengancam persatuan dan kesatuan. Oleh karena itu, Presiden mengajak masyarakat untuk membanjiri ranah digital dengan konten-konten positif.

"Kewajiban kita bersama untuk terus meminimalkan konten-konten negatif, membanjiri ruang digital dengan konten-konten positif, banjiri terus, isi terus dengan konten-konten positif,” ujarnya.

Peluncuran Program Literasi Digital Nasional pada Kamis ini dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Infromatika Johnny G. Plate, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim. Peluncuran ini juga menandai pelaksanaan kelas digital secara simultan di 514 kabupaten dan kota di 34 provinsi.

Oleh : Andry Rahmat

Artikel Terkait