Ekonomi

Viktor Lasikodat Wajibkan Hotel di Labuan Bajo Gunakan Kopi Colol

Selasa, 25/05/2021 09:16 WIB

Ilustrasi kopi. Foto: Istimewa

Labuan Bajo, Tajukflores.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor B Laiskodat mewajibkan hotel-hotel di Labuan Bajo, Manggarai Barat untuk menggunakan kopi Colol.

Menurut Viktor, upaya ini dilakukan agar kopi Manggarai harus menjadi tuan di tanahnya sendiri dan tidak kalah dengan kopi-kopi dari luar Manggarai, khususnya NTT.

"Kita akan dorong hotel-hotel di Labuan Bajo untuk memakai Kopi Manggarai, sehingga Kopi Manggarai menjadi tuan di tanahnya sendiri," kata Viktor saat mengunjungi lembah Colol beberapa hari lalu.

Kualitas kopi Manggarai, kata Viktor, sudah kelas premium, tinggal bagaimana itu dikemas dengan baik oleh stake holder seperti BPOLBF, Bank NTT dan Pemkab Manggarai Timur.

"Kopi yang saya minum tadi itu enak sekali, dan saya bisa bilang kopi tersebut kelas premium," kata Viktor saat meresmikan Bengkes Cafe, Desa Cireng, Ketang, yang merupakan kreasi dari Asosiasi Petani Kopi dan Jahe Manggarai (APEKAM), Senin (24/5).

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan merek Pendaftaran Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) kepada merek Kopi Colol yakni Kopi Poco Nembu yang juga mulai diproduksi dalam kemasan sachet oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMSes) Poco Nembu, Colol.

Sementara itu Direktur Utama BPOLBF Shana Fatina yang dihubungi secara terpisah berkaitan dengan harapan gubernur NTT itu mengatakan BPOLBF akan bersinergi dengan berbagai pihak, mulai dari Pemprov, Pemkab, hingga pemerintah desa dan siap berperan aktif termasuk pengembangan agrowisata kopi, menyusul ditetapkannya Colol sebagai desa wisata oleh SK Bupati Manggarai Timur.

"Kopi Manggarai, khususnya Colol yang memiliki narasi yang kuat, dan citarasa yang sudah mendunia, akan kita dorong dari sektor pariwisata, termasuk peningkatan kapasitas para pelaku yang bergerak di sektor ini," tambah dia.

Namun tentunya, ujar Shana, perlu kerja kolektif dan dukungan dari semua pihak untuk bergerak bersama dengan tujuan yang sama yakni menjadikan Kopi Manggarai lebih dikenal luas.

Seperti diketahui, Gubernur NTT melakukan kunjungan kerja di Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur, selama tiga hari dengan salah satu agendanya adalah mengunjungi pusat kopi yang ada di Manggarai Raya.

Adapun rangkaian kunjungan kerja dari Gubernur NTT ini tersusun atas beberapa agenda bersama Bank NTT, termasuk upaya memartabatkan Kopi Manggarai yang disebutnya sebagai kopi kelas satu. Ia juga menegaskan tentang potensi Kopi Manggarai untuk bersaing di kancah dunia.

Gubernur bersama rombongan meninjau beberapa titik, mulai dengan singgah di Kafe Bengkes sekaligus meresmikan kafe tersebut, lalu melanjutkan beberapa rangkaian kegiatan, dan pada petang hari ia dan rombongan berkunjung ke Lembah Colol, rumahnya Kopi Juria, salah satu varian tertua yang dikembangkan di Flores sejak tahun 1937.

Oleh : Andry Rahmat

Artikel Terkait