Ekonomi

BPOLBF Harap Kampanye Rindu Labuan Bajo Tingkatkan Jumlah Wisatawan

Rabu, 02/06/2021 09:44 WIB

Pulau Padar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Labuan Bajo, Tajukflores.com - Badan Pelaksana Otoritas Pariwisata Labuan Bajo Flores (BPOLBF) mengatakan kampanye #rindulabuanbajo diharapkan wisatawan lebih banyak berkunjung ke kawasan itu.

Kampanye ini juga diharapkan bisa memperkenalkan destinasi-destinasi lain sehingga wisatawan tidak hanya mengenal Labuan Bajo dengan Komodonya saja.

Adapun BPOLBF melakukan promosi pariwisata Labuan Bajo melalui tarian kontemporer Animal Pop Komodo di MRT Bundaran HI Jakarta sekaligus mengampanyekan tagar rindulabuanbajo, pada Minggu (30/5).

Event ini merupakan hasil kerja sama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) dan pihak MRT. 

Shana juga menambahkan bahwa tarian Animal Pop Komodo dalam rangka mengampanyekan #rindulabuanbajo juga diharapkan mampu mendorong penyebaran informasi terkait potensi parekraf di Labuan Bajo Flores.

Selain itu, mendorong Labuan Bajo sebagai lokasi event, serta mendukung kampanye Bangga Buatan Indonesia produk UMKM Labuan Bajo Flores.

"Intinya dengan tanda pagar (tagar) #rindulabuanbajo kita ingin memperkenalkan kepada masyarakat luas bahwa Labuan Bajo tidak hanya Komodo, tapi `beyond that` ada desa wisata, produk ekonomi kreatif, serta kuliner menarik. Sehingga Labuan Bajo memang untuk semua (kalangan) dan kalau ingin mendapatkan pengalaman wisata berkualitas datanglah ke Labuan Bajo," kata Shana melansir Antara, Selasa (1/6).

Shana mengungkapkan tagar #rindulabuanbajo dikampanyekan untuk mendengungkan nama Labuan Bajo agar selalu diingat sebagai destinasi wisata yang harus dikunjungi setelah aktivitas pariwisata pulih kembali.

"Kampanye #rindulabuanbajo ini sekaligus untuk mengingatkan masyarakat terutama para wisatawan bahwa Labuan Bajo harus masuk dalam bucketlist kunjungan mereka begitu aktivitas pariwisata pulih kembali," ujarnya.

Seperti diketahui, BPOLBF mencata jumlah wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 83 persen atau hanya 44.543 orang. Sementara di 2019 jumlah kunjungan sebanyak 256.171 orang.

 

Oleh : Redaksi Tajuk Flores

Artikel Terkait