News

Viktor Laiskodat Minta Gerakan Pramuka Dibina Agar Miliki Karakter Kuat

Kamis, 10/06/2021 11:10 WIB

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (keempat kiri) saat beraudiensi dengan jajaran pengurus gerakan Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Provinsi NTT di Kupang, Rabu (9/6/2021). Foto:Tajukflores/Antara

Kupang, Tajukflores.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat meminta gerakan Pramuka di daerahnya agar memiliki karakteristik yang kuat menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Hal itu disampaikan Vitor saat beraudiensi dengan pengurus gerakan Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Propinsi NTT di Kupang, Rabu (9/6).

"Pramuka harus bentuk generasi muda dengan karakter kuat, bukan karakter palsu," kata Viktor

Anak-anak muda di dalam gerakan Pramuka, kata dia harus dilatih untuk tumbuh dalam tantangan dan miliki kemampuan analisis.

Menurut Viktor, tantangan generasi muda ke depan sangat serius. Mereka memikul beban yang berat dengan berbagai percepatan dan keterbukaan akibat perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang pesat.

Oleh karena itu jika tidak memiliki karakter dan daya tahan kuat serta mental yang kokoh, mereka akan mudah menyerah dan tersisihkan.

"Di sinilah pramuka dan lembaga pendidikan memiliki perananaan penting,” katanya

Ia melanjutkan, tantangan ke depan adalah mengalami krisis dalam membangun karakter. Pendidikan lebih banyak terarah untuk membentuk manusia artifisial atau manusia robot.

"Yang penting sudah kerja, muncul di media dan ada laporan, tanpa ada landasan nilai dan daya tahan dalam bekerja. Ini harus kita benahi,”katanya.

Gubernur Viktor meminta mengajak Pramuka juga lembaga pendidikan dan lembaga keagamaan untuk terlibat dalam merancang pembentukan sumber daya manusia dengan kemampuan jamak.

Generasi muda tidak bisa hanya dididik supaya pintar, bertingkah laku baik dan punya keterampilan tetapi juga memiliki daya tahan yang kokoh untuk menghadapi tantangan.

"Lima puluh persen keberhasilan seorang manusia ditentukan oleh mental dan daya tahan yang kokoh. Banyak orang pintar tapi tidak punya daya tahan, akhirnya alami kegagalan," katanya.

Oleh : Redaksi Tajuk Flores

Artikel Terkait