News

Miris, Korban Badai Seroja NTT Terpaksa Mulung demi Bangun Rumah

Sabtu, 03/07/2021 17:12 WIB

Tangkap layar seorang warga Pasir Panjang, Kota Kupang, NTT mengaku terpaksa menjadi pemulung untuk membangun rumahnya yang rusak akibat badai Seroja. Foto: Tajukflores.com/Ist

Kupang, Tajukflores.com - Seorang warga di Pasir Panjang, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terpaksa menjadi pemulung demi membangun rumahnya yang rusak akibat badai Seroja pada April lalu.

Kisah warga ini dibagikan akun Facebook Owen Parera, Jumat (2/7).

"Pasca Seroja, bantuan yang telah di salurkan Pemerintah Kota Kupang Rp1,6 miliar. Ini kami RT 18 RW 06 Pasir Panjang tidak pernah dapat apa-apa. Ini curhat dari salah satu warga. Hasil mulung untuk bangun rumah akibat Seroja. Besong punya hati dimana woeee... Semoga pemimpin dong lihat ini dan datang ke sini," ujar Owen Parera dalam unggahannya, yang dikutip Tajukflores.com, Sabtu (3/7).

Sementara, dalam video yang dibagikan Owen Parera, warga itu mengaku belum mendapat bantuan Pemerintah Kota Kupang sejak April.

Dia pun mengumpulkan uang sedikit demi sedikit dari hasil mulung barang bekas berupa botal Aqua bekas, besi bekas dan sebagainya.

"Mau harap pemerintah, pemerintah sampai sekarang tidak bantu katong (kita). Jadi katong mukut cari Aqua sa, besi sepotong-sepotong, baru tampung ko beli ini bahan, baru bangun kembali rumah," ujar warga tersebut.

"Takut hujan neh, udah turun mau tinggal dimana? Mau harap pemerintah?," sambungnya.

Tonton video pengakuannya:

Oleh : Grace Seran

Artikel Terkait