News

Menkes Khwatir Penyebaran Varian Delta di Luar Pulau Jawa

Senin, 05/07/2021 16:25 WIB

Virus corona. Foto ilustrasi: Pixabay

Jakarta, Tajukflores.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan khawatir penyebaran varian baru Covid-19 yaitu delta meningkat di luar Pulau Jawa. Kekhawatiran Budi berkaca dari naiknya varian delta setelah lebaran pada 13 Mei lalu.

Budi menjelaskan, sebelum World Health Organization (WHO) menetapkan delta sebagai varian yang berbahaya, varian itu sudah ditemukan di beberapa daerah seperti Jakarta, Cilacap, Karawang, Bali dan Madura.

Di saat yang bersamaan, kata Gunadi, umat muslim merayakan Idul Fitri, dimana warga juga tetap melakukan mudik. Alhasil, kasus pun meningkat setelah WHO menetapkan delta sebagai varian yang berbahaya pada 11 Mei 2021.

"Tapi sejak ditetapkan WHO, 13 Mei ada lebaran, seminggu kemudian naik dengan cepat," kata Budi Gunadi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Senin (5/7).

Budi mengatakan kekhawatirannya sangat beralasan karena di luar Pulau Jawa, ada beberapa provinsi yang mengalami kenaikan kasus yang sangat signifikan saat ini. Di antaranya adalah 2 provinsi di Pulau Sumatera dan 5 provinsi di Kalimantan.

Dia telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan genome sequencing di tujuh provinsi tersebut untuk mengetahui apakah varian delta sudah masuk ke daerah tersebut.

"Dua di Kalimantan yaitu Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur, kemudian 5 di Sumatera yakni Kepri, Riau, Sumatera Selatan, Sumatera Barat dan Lampung, yang memang pola penyebarannya kita perlu antisipasi dan perlu hati-hati, apakah penyebaran delta ini sudah sampai di sana," pungkasnya.

Oleh : Alex K

Artikel Terkait