Gaya Hidup

Sosok Christine Aldora Tjundawan, Pemain Timnas Cantik Keturunan Manggarai, Flores

Sabtu, 17/07/2021 16:23 WIB

Christine Aldora Tjundawan, pebasket putri Tim Nasional (Timnas) Indonesia di ajang Sea Games 2018. Foto: Tajukflores.com/Instagram

Jakarta, Tajukflores.com - Dijuluki sebagai macan bola basket, itulah sosok Christine Aldora Tjundawan, pebasket putri Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Christine pernah membela Timnas Indonesia untuk ajang Asian Games 2018.

Nama Christine mungkin masih asing, akan tetapi prestasinya tidak bisa dipandang sebelah mata. Segudang gelar telah ditorehnya sejak duduk di bangku sekolah dasar hingga duduk di bangku SMA.

https://cdn.tajukflores.com/posts/1/2021/2021-07-17/6bda927c1480d1d3fca6227631f4fc4d_1.jpg

Saat SD ia sudah mengikuti kompetisi, ia dan timnya berhasil menjadi juara di Santa Agnes Cup untuk sektor putri. Ajang ini menjadi kompetisi pertamanya di dunia basket.

Sebelum jatuh cinta dengan olahraga basket, rupanya Christine sempat menjajal futsal dan badminton sampai kelas 4 SD.

Christine baru terjunnya ke dunia basket ketika Christine duduk di kelas 5 SD. Saat itu ia sering bermain basket di halaman rumahnya, hingga akhirnya menjadi keterusan.

https://cdn.tajukflores.com/posts/1/2021/2021-07-17/bb9a3e7aad1310a8b47610ac2e82765f_1.jpg

Dalam wawancaranya dengan sebuah televisi swasta pada 2015, Christine mengaku kemampuannya bermain basket diperoleh dari ajaran sopir di rumahnya. Christine menyebut, sopirnya itu mengajarinya basket selama dua tahun, dari kelas 4 hingga 6 SD.

Tahun 2014, Christine sempat mengikuti latihan All Stars DBL Camp di Amerika. Ia juga diberi kesempatan untuk menyaksikan salah satu pertandingan NBA. Tak hanya itu, ia bersama tim yang berangkat ke sana juga mendapatkan kesempatan mencoba lapangan NBA, walaupun hanya diberikan waktu selama 7 menit.

Di ajang klub, Christine sendiri bergabung dengan Sahabat Semarang dan Tanago Friesian Jakarta. Meski tak ikut membela Timnas untuk ajang Sea Games 2019, Christine masih bisa tampil di Srikandi Cup 2018-2019, dan juga membela tim PON Jawa Timur.

https://cdn.tajukflores.com/posts/1/2021/2021-07-17/b5fa3f189a13ea88acf8c56657a85562_1.jpg

Di balik prestasi gemilang Christine, ternyata gadis kelahiran Surabaya, 22 Agustus 1998 ini memiliki keturunan Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ya, Christine merupakan anak dari pasangan Jimmy Tjundawan dan Yuliana Anarti. Ayah Christine, Jimmy merupakan atlet nasional lari sprint dan lompat jauh, sedangkan ibunya, Yuliana adalah atlet voli di Flores.

https://cdn.tajukflores.com/posts/1/2021/2021-07-17/991bcb5990d170377c3ed4863dd2fe5b_1.jpg

Potret Chrtistine dengan latar belakang Kota Pagal, Kecamatan Cibal, Mangggarai. Foto: Tajukflores.com/Ist

Yuliana sendiri merupakan putri dari The Sie Tek atau akrab disapa Baba Staik, salah satu pengusaha keturunan Tionghoa di Pagal, Kecamatan Cibal, Manggarai.

Baba Staik sendiri memiliki usaha angkot pedesaan yang kini diwariskan ke beberapa anaknya di Pagal dan Ruteng. Keluarga ini terkenal dengan nama angkotnya yaitu "Cinta Indah" yang juga menjadi salah satu ikonik Kota Pagal, 20 kilometer dari Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai.

Berdasarkan laman instagramnya, Christine terlihat mengunjungi tempat kelahiran ibunya di Pagal pada 2017 silam.

 

 

Oleh : Redaksi Tajuk Flores

Artikel Terkait