News

Pemprov NTT Dorong Kabupaten/kota Optimalkan Poduktivitas Petani

Sabtu, 04/09/2021 08:59 WIB

Ilustrasi:Tajukflores/Ist

Kupang, Tajukflores.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mendorong kabupaten/kota untuk mengoptimalkan produktivitas kinerja petani guna meningkatkan kesejahteraan mereka di tengah pandemi Covid-19
"Pemerintah kabupaten/kota agar optimalisasi produktivitas kinerja petani demi meningkatkan kemakmuran petani di NTT," kata Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat seperti dalam keterangan tertulis Biro Protokol dan Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT yang diterima di Kupang, Kamis, (3/8).

Ia mengatakan hal itu terkait dengan telah dilakukan pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), beberapa waktu lalu.

Pemprov NTT menggandeng PT PLN (Persero) Unit Indul Nusa Tenggara Timur untuk pelayanan penyediaan sumber daya jaringan kelistrikan kepada masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian, peternakan, kelautan, perikanan, perindustrian dan perdagangan.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Bargowo Wahyu Jatmiko mengatakan kerja sama dengan Pemprov NTT untuk menggiatkan ekonomi NTT dalam konteks kelistrikan.

Mengacu data rasio elektrifikasi NTT yang mencapai 88,82 persen pada 2021, katanya, tentunya masih menjadi perhatian pemerintah pusat untuk meningkatkan rasio dimaksud agar mencapai 95 persen di akhir tahun ini.

"Tetapi langkah kolaborasi harus terus ditingkatkan, mengingat sebagian besar mata pencarian masyarakat NTT adalah bertani," katanya.

Dia mengatakan kerja sama yang dilakukan bersama Pemerintah NTT untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan sumber daya dan jaringan kelistrikan kepada masyarakat dalam pengelolaan komoditi pertanian, kelautan perikanan, peternakan, perindustrian dan perdagangan agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah.

Objek kesepakatan yang mencakup penyediaan sumber daya dan jaringan kelistrikan yang dibutuhkan oleh masyarakat, ruang lingkupnya mencakup infrastruktur ketenagalistrikan baik sumber pembangkit maupun jaringan tenaga listrik.

Oleh : Redaksi Tajuk Flores

Artikel Terkait