Hukum

22 Orang Jadi Tersangka Perang Suku di Dekai, Papua

Rabu, 06/10/2021 18:26 WIB

Ilustrasi kerusuhan di Papua. Massa membakar ban saat kerusuhan di pintu masuk Jl. Trikora Wosi, Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/2019). Aksi ini merupakan buntut dari kemarahan mereka atas peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang, dan Semarang. (Antara)

Jakarta, Tajukflores.com - Polres Yahukimo, Polda Papua menetapkan sebanyak 22 orang sebagai tersangka dalam pertikaian antarsuku yang terjadi di Dekai, Minggu (3/10).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal mengatakan, dari 56 orang yang diamankan, sebanyak 22 orang di antaranya sudah diterapkan sebagai tersangka dan saat ini ditahan di Mapolres Yahukimo di Dekai.

Pertikaian antara Suku Yali dan Kimyal itu mengakibatkan enam orang meninggal dunia, 41 orang luka-luka serta tujuh rumah warga dan 16 kendaraan ludes terbakar.

Tercatat 10 orang yang terluka dievakuasi ke Jayapura, dan saat ini dirawat di RSUD Dok II.

Sebanyak 3.609 orang mengamankan diri ke Polres Yahukimo dan Koramil Dekai serta Gereja GIDI Evanhastia.

"Pemda Yahukimo dibantu TNI-Polri membantu kebutuhan logistik masyarakat," kata Kamal di Jayapura, Rabu (6/10).

Dia menambahkan berbagai barang bukti termasuk dua minibus beserta senjata tajam tradisional sudah diamankan.

Situasi kamtibmas relatif aman, namun aparat gabungan TNI-Polri masih terus bersiaga, kata Kombes Kamal.

Oleh : Grace Seran

Artikel Terkait