News

Pemkab Mabar: Smart City Berlaku Tahun 2022

Sabtu, 20/11/2021 20:28 WIB

Wakil Buoati Manggarai Barat, Yulianus Weng, membubuhkan tanda tangan dalam kegiatan bimbingan teknis tahap IV penyusunan masterplan Kota Pintar, Jumat (19/11/2021) sebagai bentuk komitmen Kota Pintar yang akan diterapkan pada tahun 2022 mendatang.Foto:Tajukfllores/Antara

Labuan Bajo, Tajukflores.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat memastikan Kota Pintar (Smart City) diterapkan pada tahun 2022 mendatang.

"Kami ingatkan segenap organisasi perangkat daerah (OPD) untuk tidak sekadar tanda tangan komitmen, tapi laksanakan kegiatan dan program Kota Pintar di OPD masing-masing," kata Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Sabtu,(20/11), melansir Antara

Kota Pintar merupakan sebuah visi pengembangan perkotaan yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam mengelola kota. Melalui penerapan Kota Pintar, sebuah kota dapat memperbaiki pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Komitmen penerapan Kota Pintar yakni menciptakan integrasi, sinergitas perencanaan Labuan Bajo Smart City, serta menyediakan landasan materi dan implementasi praktis rencana pengembangan daerah. Pemkab Manggarai Barat sendiri telah selesai menyusun dokumen pelaksanaan master plan atau rencana induk Kota Pintar.

Dengan berakhirnya bimbingan teknis tahap IV penyusunan masterplan tersebut pada Jumat kemarin, maka Wabup Weng memastikan Kota Pintar bisa diimplementasikan pada 2022 mendatang. Wabup Weng menegaskan agar semua pihak mendukung proses pengembangan Kota Pintar yang efektif, efisien, inklusif, dan partisipatif.

Menurut dia, Kota Pintar merupakan jawaban atas tuntutan layanan publik sebagai akibat perkembangan teknologi informasi. Ia menilai rampungnya seluruh dokumen tersebut dapat semakin memperjelas dan mempertegas langkah seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan Kota Pintar di Labuan Bajo.

Adapun Kota Pintar menjadi salah satu cita-cita bersama yang harus dilakukan karena Labuan Bajo merupakan satu dari 48 kota yang secara nasional ditetapkan sebagai daerah pariwisata super prioritas (DPSP) yang harus menerapkan program Kota Pintar.

Wabup Weng pun memberikan apresiasi kepada semua pihak baik Kementerian Komunikasi dan Informatika RI serta Tim ahli yang telah membantu segala proses penyusunan masterplan Kota Pintar.

Dia pun mengharapkan dukungan semua pihak dalam penerapan Kota Pintar Labuan Bajo mendatang

Oleh : Redaksi Tajuk Flores

Artikel Terkait