Floratama Learning Center: Membangun Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan melalui Kelas THKMC

Senin, 4 Maret 2024 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelas THKMC kedua Floratama Learning Center telah memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya ekosistem pariwisata yang terpadu, quality tourism, dan sustainable tourism sebagai kunci pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Foto: Tajukflores.com/BPOLBF

Kelas THKMC kedua Floratama Learning Center telah memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya ekosistem pariwisata yang terpadu, quality tourism, dan sustainable tourism sebagai kunci pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Foto: Tajukflores.com/BPOLBF

Labuan Bajo – Floratama Learning Center: Tourism & Hospitality Knowledge Management Class (THKMC) kembali hadir dengan kelas keduanya yang diadakan secara hybrid di ruang rapat Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) di Labuan Bajo pada Jumat pagi (1/3/).

Kelas THKMC kedua ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya ekosistem pariwisata yang terpadu, quality tourism, dan sustainable tourism sebagai kunci pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Program THKMC diharapkan dapat melahirkan generasi baru profesional pariwisata yang memiliki pengetahuan dan wawasan luas, serta mampu berkontribusi dalam membangun pariwisata Indonesia yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Frans Teguh, Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Kemenparekraf yang saat ini juga menjabat sebagai Plt. Direktur Utama BPOLBF, didapuk sebagai narasumber utama dalam kelas ini.

Baca Juga:  Cuaca Buruk, Wisata Pulau Komodo Ditutup 6 Hari, Kapal Dilarang Berlayar!

Baca Juga: BPOLBF Gaet Eiger dan Dusit Internasional, Raup Komitmen Investasi Rp250 M untuk Parapuar

Frans Teguh memaparkan berbagai poin penting terkait ekosistem pariwisata, quality tourism, dan sustainable tourism yang menjadi kunci pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Frans menekankan pentingnya membangun ekosistem kepariwisataan yang terpadu dan saling terintegrasi. Hal ini dianalogikan sebagai sebuah orkestra yang terdiri dari berbagai instrumen, di mana setiap instrumen memiliki peran penting dalam menciptakan harmoni.

Ekosistem pariwisata yang ideal adalah ketika semua komponen, seperti pemerintah, industri pariwisata, masyarakat lokal, dan wisatawan, bekerja sama dan saling mendukung.

Baca Juga:  Iming Gaji Besar, 15 Korban TPPO di Ende NTT Diselundupkan dengan Mobil Ekspedisi

“Jadi, dalam aktivitas wisata itu, ada komunikasi, interaksi, dan kesadaran lingkungan,” jelas Frans.

Frans menjelaskan bahwa quality tourism lebih dari sekadar kemewahan fasilitas dan amenitas. Quality tourism berfokus pada peningkatan pengalaman wisatawan yang otentik.

Hal ini dapat dicapai dengan menghadirkan suasana alami yang indah, membangun koneksi dengan budaya lokal, dan menciptakan interaksi yang positif antara wisatawan dan masyarakat.

Adapun sustainable tourism menjadi solusi untuk meminimalisir dampak negatif pariwisata terhadap lingkungan dan sosial. Penerapannya tidak hanya terbatas pada operasional harian, tetapi juga dimulai dari perencanaan awal hingga evaluasi dan peninjauan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Fons Abun

Editor : Marcel G

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Heboh Kasus Plagiat Prof Kumba Digdowiseiso, Kemendikbudristek Bakal Evaluasi Jurnal Ilmiah yang Sudah Terbit
Ledek Israel, Menlu Iran Anggap Serangan Drone seperti Mainan Anak-Anak
Dikenakan Wajib Lapor, Polres Mabar Panggil Guru dan Orang Tua Pelajar SMK Terlibat Tawuran di Labuan Bajo
11 Spot Snorkeling Terbaik di Labuan Bajo
Respons Terbaru Kadis Kesehatan Manggarai Usai Para Nakes & Bupati Hery Saling Minta Maaf
Pengusaha Muda Labuan Bajo Dukung Mario Pranda di Pilkada Mabar 2024
Mualaf Daud Kim Buka Suara Soal Tudingan Galang Donasi Bangun Masjid di Korsel Demi Konten
Begini Langkah Polres Mabar Cegah Tawuran Pelajar di Labuan Bajo
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 April 2024 - 14:04 WIB

Peta Labuan Bajo: Panduan Wisata Anda, Jelajahi Keindahan Alam Liar Taman Nasional Komodo

Minggu, 21 April 2024 - 13:32 WIB

11 Spot Snorkeling Terbaik di Labuan Bajo

Minggu, 21 April 2024 - 12:35 WIB

4 Alasan Kenapa Labuan Bajo Sangat Terkenal?

Sabtu, 20 April 2024 - 15:59 WIB

Masif Promosi, Kunjungan Wisatawan ke Desa Wae Lolos Dekat Labuan Bajo Terus Meningkat

Sabtu, 20 April 2024 - 12:51 WIB

Kapan Waktu Terbaik ke Labuan Bajo?

Jumat, 19 April 2024 - 21:17 WIB

Bandara Komodo Labuan Bajo Catat Kenaikan Penumpang 9% Selama Libur Lebaran 2024

Kamis, 18 April 2024 - 11:26 WIB

Cara Menghabiskan Weekend yang Sempurna di Labuan Bajo

Rabu, 17 April 2024 - 08:03 WIB

Kunjungan Wisatawan Gunung Bromo Tetap Tinggi Pasca Lebaran 2024, Ini Penyebabnya!

Berita Terbaru