KPK Sebut Predikat WTP dari BPK Bukan Berarti Bebas dari Korupsi

Rabu 10-07-2024, 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta. Foto: Istimewa

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta. Foto: Istimewa

Tajukflores.comKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kepada sebuah instansi tidak berarti bahwa instansi tersebut bersih dari korupsi.

“Jadi gini nih kalau WTP itu ya itu enggak ada urusan dengan korupsi. Artinya dia bukan mengukur korupsi gitu,” kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan di Jakarta, Rabu (10/7).

Baca Juga:  Mahasiswa dan Pemuda Tasikmalaya Bedah Buku Hitam Prabowo: Prabowo Tidak Layak Jadi Presiden

Pahala menjelaskan bahwa WTP diperoleh sebuah instansi jika instansi tersebut dapat mempertanggungjawabkan anggaran yang diberikan. Namun, korupsi masih bisa terjadi apabila proses lelang dan spesifikasi barang tersebut tidak sesuai dengan nominalnya.

“Misal 100 barang ada, nah ada dokumen oke berarti ini wajar 100. Tapi, apakah 100 ini ada suap atau underspek misalnya? itu bukan diperiksa sama BPK,” jelas Pahala.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Alex K

Editor : Marcel Gual

Berita Terkait

Komisi II DPR RI Minta Masyarakat Bali Hindari Praktik Nominee dengan WNA
Hasto PDIP Buka Memori Kasus Marianus Sae di Pilgub NTT 2018, Ada Apa?
Heboh! Finalis Putri Nelayan Palabuhanratu Diduga Diperkosa Oknum Panitia
Suami Berjualan di Pasar Parung Bogor, Istri Malah Asyik Open BO di Kontrakan
TPDI Terima Pengaduan Ahli Waris Jan Djou Gadi Gaa dalam Sengketa Tanah di Ende
Mantan Caleg PBB Ditangkap karena Perkosa Anak Kandung hingga Melahirkan, Awalnya Minta Dipijat
Pria Asal Jakarta Tertangkap Basah Intip Perempuan Mandi di Denpasar
Selingkuh dengan LC, Kompol Hendy Prabowo dan Kekasih Gelapnya Dwi Aulia Rahmawati Dijatuhi Hukuman 4 Bulan Penjara
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 16:15 WIB

Hasto PDIP Buka Memori Kasus Marianus Sae di Pilgub NTT 2018, Ada Apa?

Jumat, 19 Juli 2024 - 12:49 WIB

Heboh! Finalis Putri Nelayan Palabuhanratu Diduga Diperkosa Oknum Panitia

Jumat, 19 Juli 2024 - 11:56 WIB

Suami Berjualan di Pasar Parung Bogor, Istri Malah Asyik Open BO di Kontrakan

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:55 WIB

TPDI Terima Pengaduan Ahli Waris Jan Djou Gadi Gaa dalam Sengketa Tanah di Ende

Rabu, 17 Juli 2024 - 12:44 WIB

Mantan Caleg PBB Ditangkap karena Perkosa Anak Kandung hingga Melahirkan, Awalnya Minta Dipijat

Rabu, 17 Juli 2024 - 12:17 WIB

Pria Asal Jakarta Tertangkap Basah Intip Perempuan Mandi di Denpasar

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:16 WIB

Selingkuh dengan LC, Kompol Hendy Prabowo dan Kekasih Gelapnya Dwi Aulia Rahmawati Dijatuhi Hukuman 4 Bulan Penjara

Senin, 15 Juli 2024 - 18:33 WIB

Hamili Wanita Selingkuhan, Polisi di Lombok Timur Jalani Diproses Hukum

Berita Terbaru

Diego Coppen Siapanya Jennifer Coppen? Ini Profil Lengkapnya (Instagram.com/diegocoppen)

Infotainment

Diego Coppen Siapanya Jennifer Coppen? Ini Profil Lengkapnya

Selasa, 23 Jul 2024 - 13:22 WIB

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar NTT, Melki Laka Lena. Foto: Tajukflores.com/Istimewa.

Pilkada NTT

Partai Gerindra Resmi Usung Melki Laka Lena Sebagai Cagub NTT

Senin, 22 Jul 2024 - 20:39 WIB