Polda NTT Dinilai Gunakan Otopsi Guna Tutupi Penyidikan Kasus Kematian Anselmus Wora

Jumat, 3 Januari 2020 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Seletinus menilai Tim Penyidik Direskrimum Polda NTT menggunakan otopsi untuk menutupi penyidikan kasus dugaan pembunuhan terhadap Anselmus Wora, seorang anggota ASN di Pemkab Ende.

Pasalnya, kata Petrus, penyidikan kematian Anselmus ditutup polisi tak lama setelah Tim Penyidik Direskrimum Polda NTT yang dipimpin Wadireskrimum Polda NTT AKBP Anton C Nugroho menemui keluarga korban di Ende.

Dalam pertemuan itu, polisi mengimingi-imingi keluarga jika pelaku pembunuhan Anselmus segera terungkap. Syaratnya, keluarga mengizinkan penyidik melakukan otopsi untuk memperkuat hasil penyidikan yang ada.

“Namun nyatanya iming-iming dimaksud hanya tipu muslihat belaka. Karena hasilnya berujung pada keputusan yang sangat mengecewakan, karena faktanya Visum Et Repertum (VER) tanggal 18 Desember 2019, digunakan untuk menutup penyidikan kasus kematian almarhum Anselmus Wora sejak tanggal 21 Februari 2020,” kata Petrus dalam rilis pers yang diterima Tajukflores.com di Jakarta, Minggu (1/3).

Baca Juga :  TPDI Minta KPK Tak Terpengaruh Sikap Jokowi Soal Novel Baswedan Cs

Petrus juga menduga hasil VER dokter ahli forensik Polri merupakan buah dari konspirasi untuk menutup kasus ini. Sebab, fakta-fakta yang ditemukan dokter ahli forensik seperti luka akibat kekerasan tumpul, tidak didapatkan kelainan nyata pada paru-paru dan tidak didapatkan tanda-tanda infark, tidak dilakukan pendalaman melalui suatu penyidikan sebagai penyebab kematian tidak dapat ditentukan karena jenazah sudah mengalami pembusukan lanjut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Kejagung Dorong Ratifikasi Peraturan Hak Asuh Anak dari Orang Tua yang Bercerai
2 Napi di Lapas Kelas II Serang Tewas usai Konsumsi Air Soda Oplosan
Bareskrim Polri Usut Peretasan Data Pemilih KPU
Tetua Adat Minahasa Elvis Wagey Tewas saat Bentrok di Bitung, Begini Kata Keluarga
Polda Sulut Tangkap 9 Pelaku Bentrok di Bitung, 2 Tersangka Baru Rusaki Ambulan
Akun Instagram Gischa Debora Mahasiswi Penipu Tiket Coldplay Diburu, Ini Profil Lengkapnya
Polisi Dalami Aliran Dana Gischa Debora ke Belanda terkait Kasus Penipuan Tiket Coldplay
Sadis! Gegara Dimarahi Lewat Telpon, Pemuda Gorok Leher Ibu Kandung
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Desember 2023 - 10:22 WIB

Artis Kiki Fatmala Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Kanker

Kamis, 30 November 2023 - 19:28 WIB

Putra Bungsu Raffi Ahmad Disebut Balita Terkaya, Segini Total Harta Milik Cipung

Kamis, 30 November 2023 - 18:39 WIB

Dokter Richard Lee Diduga Tantang Elia Debat dengan Dondy Tan, Bahas Nabi Isa

Kamis, 30 November 2023 - 15:40 WIB

Terungkap Kebenaran Hubungan BCL dan Ariel Noah: Mereka Sering Lakukan Hal Ini Berdua

Kamis, 30 November 2023 - 13:33 WIB

Asnawi Mangkualam Kepergok Nongkrong Bareng Fuji saat di Jakarta, Sudah Pacaran?

Kamis, 30 November 2023 - 07:55 WIB

Raffi Ahmad Bawa Rayyanza Cipung Ketemu Prabowo Subianto

Rabu, 29 November 2023 - 22:12 WIB

Ditanya Soal Tidur dengan 216 Pria, Siskaeee: Bukan Pernah Tidur tapi Pernah Meniduri

Rabu, 29 November 2023 - 21:27 WIB

Dibilang Artis tanpa Prestasi, Fuji Pamer Makan Siang Bersama Prabowo Subianto

Berita Terbaru

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyerahkan delapan unit helikopter angkut berat H225M ke TNI AU. Foto: dok Kemenhan

Nasional

Menhan Prabowo Serahkan 8 Unit Helikopter H225M ke TNI AU

Jumat, 1 Des 2023 - 17:33 WIB