PT Semen Kupang Dijual Kementerian BUMN, Salah Satu Pertimbangan karena Ada Pabrik Semen Baru di NTT

Selasa, 17 Oktober 2023 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), Yadi Jaya Ruchandi. (Tajukflores.com)

Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), Yadi Jaya Ruchandi. (Tajukflores.com)

Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menjual seluruh kepemilikan Pemerintah Republik Indonesia di perusahaan semen, PT Semen Kupang. Keputusan tersebut dilakukan berdasarkan hasil kajian dari PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), perusahaan yang bertugas menangani perusahaan BUMN yang tidak sehat.

Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), Yadi Jaya Ruchandi mengatakan ada beberapa pertimbangan pihaknya merekomendasikan ke Kementerian BUMN untuk menjual saham pemerintah di PT Semen Kupang.

Salah satu pertimbangannya dari sisi pasar semen yang saat ini kelebihan pasokan (over supply). Dalam kondisi over supply tersebut, di NTT ada rencana pembangunan pabrik semen baru yang akan menambah kondisi kelebihan pasokan ini.

“Adanya indikasi pemberian izin produksi tambahan kepada investor luar negeri untuk membangun semen di sekitar NTT dengan kapasitas 1,5 juta ton per tahun. Ini akan menambah over supply di pasar,” ujar Yadi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (30/6).

Dalam kondisi over supply semen ini, PT Semen Kupang tidak bisa bersaing. Sejak tahun 2009, menurut Yadi, kegiatan produksi dilakukan oleh mitra KSO yang tidak memberikan porsi keuntungan yang besar kepada Perusahaan. Kapasitas produksi terpasang PT Semen Kupang juga, menurutnya, belum optimal.

Baca Juga:  Kurangi Kesenjangan Digital, BUMN Govtech Didorong Bantu Pemerintah Daerah

Dari sisi agilitas, tambahnya, PPA melihat PT Semen Kupang ini memiliki keterbatasan sumber daya, baik finansial maupun Sumber Daya Manusia (SDM). Secara finansial, saat ini ekuitas Semen Kupang negatif Rp70 miliar. Sementara utangnya ke Bank Mandiri mencapai sekitar Rp370 miliar pokok dan Rp160 miliar bunga dan denda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Peter D

Editor : Peter D

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Potensi Pergerakan Harga Bitcoin Pasca Halving, Naik atau Turun?
Tren Positif Kunjungan Wisata selama Sepekan Libur Lebaran di Labuan Bajo
UK-Indonesia Tech Hub x Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Driving Digital Excellence in Indonesia
6 Artis Indonesia Terkaya Tahun 2024
Esther Dangosu, WNI Kelahiran Nigeria Kembali Raih Gelar Diplomat Terbaik di Amerika Serikat
Plasgos Luncurkan Fitur Multi Gudang: Solusi Inovatif untuk Optimalkan Pengiriman dan Meningkatkan Penjualan
Plasgos Gandeng AFF Gallery, Hadirkan Produk Herbal Berkualitas untuk Pelanggan
Plasgos Memperkuat Keamanan Transaksi Online dengan Peluncuran Fitur OTP
Berita ini 209 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 06:27 WIB

Link Tes Ujian Player FF Google Form, Https forms gle pwuxcor7uz6bdpxb7 Ujian Versi Epep Terbaru

Kamis, 18 April 2024 - 04:04 WIB

Rilis Terbaru! Kode Redeem AFK Journey Bulan April 2024

Kamis, 18 April 2024 - 00:38 WIB

Link Ujian Wibu Google Form Terbaru 2024 yang Lagi Viral, dan Cara Mainnya

Rabu, 17 April 2024 - 22:33 WIB

Link Ujian Tes Kegoblokan Google Form dan Tondanoweb Viral Tiktok

Rabu, 17 April 2024 - 20:58 WIB

Link Ujian Tes Kesabaran Google Form Gratis 2024 dan Cara Mainnya

Rabu, 17 April 2024 - 20:15 WIB

Kode Redeem Maple Rush Terbaru Hari Ini 17 April 2024

Rabu, 17 April 2024 - 19:26 WIB

Link Ujian Free Fire Google Form Tes Seberapa Pro Kamu Player FF Viral di TikTok, Begini Cara Main Kuis Epep

Rabu, 17 April 2024 - 14:16 WIB

Literasi Digital di Era Perkembangan AI, Apa Urgensinya?

Berita Terbaru