Putusan DKPP ke Ketua KPU Manggarai Barat Dinilai Formappi sebagai Dagelan Belaka, Jangan Heran Penyelenggara Pemilu Bisa Disetir

Rabu, 29 Mei 2024 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Ketua KPU Manggarai Barat, Krispianus Bheda. Foto: Antara

Mantan Ketua KPU Manggarai Barat, Krispianus Bheda. Foto: Antara

Jakarta – Keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang hanya memberhentikan Krispianus Bheda dari jabatannya sebagai ketua KPU Manggarai Barat, alih-alih memecatnya secara permanen setelah terbukti melakukan kekerasan seksual terhadap stafnya, Christiana Gaurau, menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk peneli senior dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus.

Lucius Karus menilai sanksi DKPP terlalu ringan dan tidak mencerminkan keseriusan dalam menegakkan integritas dan moralitas penyelenggara pemilu.

“Di titik inilah sesungguhnya kekecewaan atas sanksi DKPP kepada Ketua KPUD Mabar ini. Bagaimana bisa DKPP mengganjar pelaku kekerasan seksual hanya dengan menurunkan posisinya dari ketua ke anggota?,” ujar Lucius Karus kepada Tajukflores.com, Rabu (29/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendidikan moral macam apa yang ingin ditunjukkan DKPP dengan sanksi dagelan ini?,” imbuhnya.

Caleg Nasdem Ratu Wulla Bungkam Usai Undur Diri, Kenapa Tak Melawan? Formappi Duga karena Transaksi Politik, Formappi, Lucius Karur, RUU Kementerian Negara, DPR, Ketua KPU Manggarai Barat, DKPP, Kekerasan Seksual, Krispianus Bedha
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus. Foto: Tajukflores.com/MG

Menurut Lucius, isu etik dan integritas berbagai elemen terkait pemilu menjadi isu sentral dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 dan pemilu-pemilu sebelumnya.

Kecurangan yang sering diduga terjadi bisa dipicu oleh keberadaan penyelenggara dengan perilaku yang tidak bermartabat seperti Krispianus Bheda.

Baca Juga:  Driver Ojol Diduga Cabuli Siswa SD di Serang, Pelaku Kabur ke Garut

“Karena itu memalukan ketika penyelenggara pemilu dengan sadar dalam posisinya yang dituntut berintegritas itu justru melakukan tindakan yang tidak berintegritas,” katanya.

Ia menekankan bahwa kasus kekerasan seksual yang melibatkan seorang penyelenggara pemilu, terutama terhadap stafnya sendiri, adalah hal yang memalukan.

Baginya, integritas dan moralitas adalah aspek mendasar dalam penyelenggaraan pemilu, dan kasus seperti ini sangat merusak fondasi integritas tersebut.

“Satu-satunya alasan penyelenggara pemilu memiliki kewibawaan adalah jika para pejabatnya mampu menunjukkan integritas pribadi,” tegas Lucius Karus.

Lucius Karus juga mempertanyakan kinerja tim seleksi (timsel) KPUD Manggarai Barat yang meloloskan Krispianus Bheda sebagai Ketua KPU Manggarai Barat. Padahal, kata dia, seharusnya rekam jejak calon yang bermasalah secara moral sudah terlacak sejak awal.

“Ini membuktikan bahwa seleksi penyelenggara memang penuh permainan. Ya benarlah dugaan atau tudingan belakangan ini bahwa jajaran penyelenggara pemilu kita memang tidak independen, bermasalah secara etik, dan lain-lain. Ya jangan kaget kalau banyak kecurangan terjadi,” ungkap Lucius Karus.

Baca Juga:  Soal Ajang Miss Indonesia, NTT Masih Perlu Persiapan yang Matang

Keputusan DKPP ini dikhawatirkan akan memicu efek domino dan mendorong oknum lain di KPUD untuk melakukan tindakan serupa, karena mereka melihat bahwa konsekuensinya tidak begitu berat. Hal ini dapat memperburuk integritas dan moralitas penyelenggara pemilu secara keseluruhan.

Selain itu, keputusan DKPP ini juga dapat memperkuat anggapan publik bahwa penyelenggara pemilu tidak independen dan berpihak pada kepentingan tertentu, sehingga memicu keraguan terhadap kredibilitas penyelenggaraan pemilu.

“Penyelenggara yang tak berwibawa mudah untuk disetir, dan keberlangsungan pemilu yang jurdil terancam hancur” pungkas Lucius Karus.

Kronologi Kekeran Seksual Ketua KPU Manggarai Barat ke Staf

Sebelumnya, DKPP mencopot Krispianus Bheda dari jabatannya sebagai Ketua KPU Manggarai Barat karena terbukti melakukan kekerasan seksual terhadap seorang staf perempuan

Putusan dibacakan langsung oleh Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Marcel Gual

Editor : Alex K

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Isu Duet Anies dan Kaesang di Pilkada Jakarta 2024, Ini Kata PKS
Kaesang Sebut Grace Natalie Potensial Dampingi Anies atau Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta
Soal Judi Online, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Menabung untuk Modal Usaha
KPU Segera Publikasikan Rancangan PKPU Terkait Pencalonan Kepala Daerah
Ruben Onsu Resmi Gugat Cerai Sarwendah Setelah 11 Tahun Pernikahan
Klarifikasi Nadia, Perempuan Viral yang Ngaku sebagai Sarjana Hukum saat Cekcok dengan Ojek Online di Bali
Inayah Wahid Kecam Keterlibatan NU dalam Kelola Konsesi Tambang, Kritik Kebijakan Pemerintah
Ini Penyebab Danau Kawah Kelimutu Flores Kembali Berubah Warna
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:02 WIB

Begini Cara Download Hamster Kombat Coin APK dengan Mudah

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:26 WIB

Contoh Undangan Pengambilan Raport Sekolah Semester 2 Kenaikan Kelas untuk Orang Tua Wali Murid Format Word

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:07 WIB

Begini Cara Menghitung Daging Sapi Qurban Idul Adha, 1 Ekor Sapi Berapa KG Daging?

Senin, 10 Juni 2024 - 21:47 WIB

Mudah Banget! Cara Buat Netflix My Best Day di IG Story yang Sedang Viral

Senin, 10 Juni 2024 - 14:28 WIB

Link Download File Scribd yang Terkunci Gratis tanpa Login dan Bisa Melalui Telegram, Simak Caranya

Sabtu, 8 Juni 2024 - 19:28 WIB

Tips Memilih Baby Sitter yang Tepat untuk Buah Hati Anda

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:33 WIB

Contoh Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak PPDB SMA/SMK SLB Jawa Barat 2024

Senin, 3 Juni 2024 - 11:05 WIB

Link Pendaftaran PPDB SMA/SMK Jabar 2024 Tahap 1 Berserta Syaratnya

Berita Terbaru

Kapolda NTT Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga. Foto: Antara

Pilkada NTT

Kapolda NTT Pastikan Kesiapan Personel Hadapi Pilkada 20244

Jumat, 14 Jun 2024 - 08:09 WIB

Cara Download Hamster Kombat Airdrop APK Tanpa Ribet

Tekno

Cara Download Hamster Kombat Airdrop APK Tanpa Ribet

Jumat, 14 Jun 2024 - 06:22 WIB

Begini Cara Download Hamster Kombat Coin APK dengan Mudah

Tips & Trick

Begini Cara Download Hamster Kombat Coin APK dengan Mudah

Kamis, 13 Jun 2024 - 22:02 WIB