Hubungan Panas-Dingin Mega-Paloh, Prabowo Merapat

Jumat 10-05-2019, 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruang sidang Fraksi Golkar di DPR dipenuhi gelak tawa, Kamis (3/10) malam. Mereka menyambut “kemenangan” Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai Ketua MPR RI dalam Rapat Paripurna.

“Hidup Golkar… hidup Golkar!,” teriak kader Golkar. Di tengah euforia itu, mereka menyanyikan lagu kebangsaan “Padamu Negeri” menyambut terpilihnya Bamsoet.

Tampak Bamsoet, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartato dan Aziz Syamsuddin terlihat duduk berdampingan dengan petinggi Golkar lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terpilihnya Bamsoet mengakhiri drama pemilihan ketua umum yang diwarnai ketegangan, alot dan hujan interupsi. Selang beberapa menit sebelumnya, wajah Ahmad Muzani, penantang kuat Bamsoet terlihat sendu. Muzani yang ditunjuk langsung Prabowo Subianto, legawa setelah ketuanya itu bertemu dengan Megawati Soekarnoputri.

“Enggak (tak merasa kalah), MPR adalah salah satu alat perjuangan,” kata Muzani.

Terpilihnya Bamsoet juga menguak hubungan yang kian manis antara Prabowo dan Mega, tetapi sekaligus mengancam posisi Partai Nasdem di Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Bukan tanpa sebab, isu keretakan di tubuh koalisi berhembus. Pascapilpres 2019, Megawati dan Surya Paloh, Ketua Umum Nasdem mulai retak.

Cerita keretakan ini dimulai pada 22 Juli 2019 lalu. Empat ketua umum parpol dari KIK yakni Golkar, PKB, PPP dan Nasdem menggelar pertemuan di kantor DPP Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat. Paloh mengajak Airlangga Hartarto, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dan Pelaksan tugas Ketum PPP Suharso Monoarfa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Partai Nasdem Resmi Beri Rekomendasi untuk Yohanes Halut dan Thomas Dohu di Pilkada Manggarai 2024
Partai Gerindra Resmi Usung Melki Laka Lena Sebagai Cagub NTT
Fraksi PKS Minta PBB Usir Israel dari Palestina
Hercules Lantik Pengurus Baru DPP GRIB Jaya Periode 2024-2029, Diisi oleh Akademisi dan Politisi
Anggaran Makan Gratis Prabowo Dipangkas Jadi Rp7.500, Pakar: Janji Kampanye Itu Harus Terpenuhi!
Gibran dan Prabowo Masih Cari Figur Terbaik untuk Kabinet, Belum Ada Menteri yang Pasti!
HGU Diobral Presiden Jokowi ke Investor sampai 190 Tahun, DPR: IKN For Sale!
Soal Pembatasan BBM Subsidi, DPR: Luhut Binsar Pandjaitan Harus Diplester Mulutnya Biar Gak Asal Bacot!
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:11 WIB

Kasus Potong Alat Kelamin Suami, Lisa Yani Dituntut Hukiman 3 Tahun Penjara

Rabu, 24 Juli 2024 - 19:21 WIB

Vonis Bebas Anak Anggota DPR Ronald Tannur, Hakim: Tidak Ada Bukti Kuat Bunuh Dini Sera Afrianti!

Senin, 22 Juli 2024 - 13:28 WIB

Komisi II DPR RI Minta Masyarakat Bali Hindari Praktik Nominee dengan WNA

Sabtu, 20 Juli 2024 - 16:15 WIB

Hasto PDIP Buka Memori Kasus Marianus Sae di Pilgub NTT 2018, Ada Apa?

Jumat, 19 Juli 2024 - 12:49 WIB

Heboh! Finalis Putri Nelayan Palabuhanratu Diduga Diperkosa Oknum Panitia

Jumat, 19 Juli 2024 - 11:56 WIB

Suami Berjualan di Pasar Parung Bogor, Istri Malah Asyik Open BO di Kontrakan

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:55 WIB

TPDI Terima Pengaduan Ahli Waris Jan Djou Gadi Gaa dalam Sengketa Tanah di Ende

Rabu, 17 Juli 2024 - 12:44 WIB

Mantan Caleg PBB Ditangkap karena Perkosa Anak Kandung hingga Melahirkan, Awalnya Minta Dipijat

Berita Terbaru