Minus Malum, Deno Kamelus atau Hery Nabit?

Jumat 03-07-2020, 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

Salah satu akun Facebook @Norben Syukur memposting status: “Siapa yang pantas jadi Bupati Manggarai untuk periode 2020-2025?” Di nomor urut pertama, Norben menulis pasangan bakal calon Hery Nabit dan Hery Ngabut (H2N), yang nota bene jagoannya.

Dia kemudian memframing pasangan petahana Victor Madur di urutan kedua. Meski dia tahu Victor merupakan pasangan Deno Kamelus, dalam postingannya dia berdalih Wakil Bupati Manggarai itu banyak yang menginginkan untuk maju, entah melawan Hery atau Deno.

Framingnya juga membawa nama Partai NasDem yang menginginkan Victor di urutan pertama, bukan kedua sebagai calon wakil bupati. Bahkan mulai memframing jika NasDem bukan partai kelas kedua dibawah PAN, partai Deno Kamelus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nah, di nomor urut ketiga baru dia menempatkan Deno Kamelus, bakal calon petahana. Kembali dia membuat framing. Tugas selesai dan kerja hanya buat janji.

Terakhir, dia menulis jika itu hanya pandangan pribadinya sembari mengutip kalimat Injil.

“Ini pandangan saya. Dibantah silakan dengan alasan yg masuk akal. Sampaikan dengan sopan. Dalam tulisan ini tidak berlaku kata2 dalam injil. Yang terakhir akan menjadi pertama…:” Di sini yang pertama ya pertama. Yang terakhir ya tetap terakhir.”

Dalam konteks perhelatan politik, tak ada yang salah mengeluk-elukan jagoan dengan memframing sedemikian rupa. Penyajiannya dilakukan dengan menekankan bagian tertentu, menonjolkan aspek tertentu dan membesarkan cara bercerita tertentu dari suatu realitas.

Nah, kembali kepada pertanyaan akun Norben Syukur. Siapakah yang pantas untuk memimpin Manggarai dalam lima tahun ke depan?

Dalam beberapa minggu terakhir, salah satu grup Facebook yakni Manggarai Bebas Berpendapat (MBB–sebuah grup yang muncul untuk meramaikan perhelatan Pilkada Manggarai 2020), kerap mengkritisi tagline “Terbukti dan Teruji” dari pendukung Deno-Madur (DM).

Selain warganet yang memang murni mengkritis, kebanyakan kritik berasal dari pendukung pasangan Nabit-Ngabut. Menurut mereka, tak ada yang istimewa dari jargon tersebut, toh rezim Deno sudah diberi kesempatan tapi minim prestasi. Mulai dari masalah sampah, embung Wae Kebong, masalah infrastruktur dan sebagainya. Saatnya rezim Deno-Madur diganti, diganti dengan wajah baru. Perubahan.

Maka tak heran ketika pendukung Ngabut-Ngabut membawa hastag #KopiPerubahan. Harapannya ialah Ngabut-Ngabut membawa perubahan, melakukan/mengerjakan hal yang tak dilakukan Deno-Madur dalam lima tahun kemarin.

Namun dalam berapa catatan (yang mungkin) absen atau sengaja diabaikan, prestasi-prestasi Deno-Madur sebenarnya sudah banyak. Dalam sebuah artikel media di NTT menulis, ada 11 penghargaan yang ditoreh Deno-Madur dalam lima tahun terakhir.

Misalnya saja (tidak disebutkan semua), sertifikat penghargaan dari Perpamsi Pusat Jakarta sebagai pembina terbaik pertama kabupaten berpenduduk 200 -500 ribu pada 2007. Piagam dan trofi sebagai peringkat kedua dari Kementerian Keuangan RI sebagai pemerintah daerah yang menyalurkan dana desa paling optimal. Bahwa penyaluran dana desa sampai tahap III sesuai ketentuan Undang-undang. Ini tahun 2008.

Kemudian, tahun 2019, pertama, peringkat kedua terbaik dari 21 kabupaten/kota di NTT dalam pencegahan korupsi berbasis monitoring center for prevention dari KPK RI.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Digdaya PT Flobamor Kendalikan Pariwisata Taman Nasional Komodo: Tarif Naik, Kualitas Pelayanan Buruk!
Kurikulum Merdeka, Nasib Guru Bahasa Jerman di Ujung Tanduk
Menguak Aliran Dana Philip Morris, Pemegang Saham PT HM Sampoerna Tbk ke Israel
Menakar Kans Koalisi Pengusung Anies Baswedan Bubar Kala Demokrat-PDIP Tampil Mesra
Kontroversi dalam Karier Sutradara Film Porno Kelas Bintang, Dari Sinetron ke Film Dewasa
Romo AS: Kasus Pastor Bunuh Diri dan Dugaan Salah Urus Gereja
Ridwan Kamil, Misi Partai Golkar Rebut Jawa Barat dari Gerindra dan PDIP
Menjadi Konten Kreator Tiktok, Rela Alih Profesi demi Fulus
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 12:49 WIB

Heboh! Finalis Putri Nelayan Palabuhanratu Diduga Diperkosa Oknum Panitia

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:55 WIB

TPDI Terima Pengaduan Ahli Waris Jan Djou Gadi Gaa dalam Sengketa Tanah di Ende

Rabu, 17 Juli 2024 - 12:44 WIB

Mantan Caleg PBB Ditangkap karena Perkosa Anak Kandung hingga Melahirkan, Awalnya Minta Dipijat

Rabu, 17 Juli 2024 - 12:17 WIB

Pria Asal Jakarta Tertangkap Basah Intip Perempuan Mandi di Denpasar

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:16 WIB

Selingkuh dengan LC, Kompol Hendy Prabowo dan Kekasih Gelapnya Dwi Aulia Rahmawati Dijatuhi Hukuman 4 Bulan Penjara

Senin, 15 Juli 2024 - 18:33 WIB

Hamili Wanita Selingkuhan, Polisi di Lombok Timur Jalani Diproses Hukum

Senin, 15 Juli 2024 - 14:23 WIB

Polda NTT Buru Penyebar Hoaks Kapolda Daniel Silitonga Hina Mahasiswa NTT SDM Rendah

Minggu, 14 Juli 2024 - 11:47 WIB

Oknum TNI AU Diduga Tembak Pemulung di Palu, Danlanud Sultan Hasanuddin Pastikan Diproses Hukum

Berita Terbaru