145 PSK Karang Dempel Kupang Segera Dipulangkan

Selasa, 3 September 2019 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar 145 pekerja seks komersial (PSK) eks lokalisasi Karang Dempel (KD) Kupang akan segera dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing. Pemulangan PSK tersebut menyusul ditutupnya KD, lokalisasi prostitusi terbesar di NTT sejak 1 Januari 2019.

“Dalam bulan Maret ini, semua PSK eks Karang Dempel akan dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing tanpa kecuali,” kata Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore kepada para wartawan di Kupang, Sabtu (9/3/2019).

Wali Kota Kupang menjelaskan hal tersebut terkait rencana pemulangan para PSK eks Karang Dempel menyusul telah dilaksanakannya rapat koordinasi dengan Kemensos beberapa waktu lalu.

Dalam rapat koordinasi dengan Kemensos itu telah disepakati agar para PSK eks KD segera dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing, dengan harapan mereka bisa membuka usaha baru.

Para PSK eks KD itu antara lain berasal dari delapan provinsi di Indonesia serta 10 kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ia mengatakan, proses pemulangan para PSK eks KD dilakukan pada Maret 2019 apabila semua proses administrasi terkait pemulangan para PSK sudah selesai dikerjakan.

Baca Juga:  BPIP Gelar Diskusi Bangun Sinergi Penguatan Nilai Pancasila

Jefri mengatakan, pemerintah Kota Kupang telah mengalokasikan biaya pemulangan para PSK sebesar Rp5 juta/orang yang dialokasikan dari APBD II Kota Kupang.

Namun, kata Wali Kota, setelah dilakukan penghitungan biaya transport pemulangan akibat kenaikan harga tiket pesawat maka pemerintah Kota Kupang menambah biaya pemulangan para PSK menjadi Rp6 juta/orang.

“Biaya pemulangan para PSK terpaksa kami naikan karena disesuaikan dengan kenaikan biaya transportasi udara yang saat ini terus meroket,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi
Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024
Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial
Perpres Publisher Rights hanya Berlaku untuk Perusahaan Media yang Tercatat di Dewan Pers
Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Bandung dan Sumedang
Potret Siswa SMA Papua ‘Trada Kata Terlambat’ untuk Sekolah Tuai Pujian Netizen
Hantam Rancaekek Bandung, Kenali Beda Kekuatan Tornado dan Angin Puting Beliung
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:56 WIB

Perpres Publisher Rights hanya Berlaku untuk Perusahaan Media yang Tercatat di Dewan Pers

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:35 WIB

Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Bandung dan Sumedang

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:25 WIB

Potret Siswa SMA Papua ‘Trada Kata Terlambat’ untuk Sekolah Tuai Pujian Netizen

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:26 WIB

Hantam Rancaekek Bandung, Kenali Beda Kekuatan Tornado dan Angin Puting Beliung

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:04 WIB

NTT Mulai Terapkan Program Makan Siang Gratis untuk Pelajar SMA dan Guru

Berita Terbaru