5 Bahan Sederhana Tawarkan Racun Ular Berbisa

Sabtu, 6 April 2019 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akademisi sekaligus Direktur LPI Boni Hargens menyoroti layanan kesehatan di Kabupaten Manggarai menyusul adanya kelangkaan obat penawar racun ular berbisa di RSUD Ben Mboi, Ruteng.

Boni pun meminta agar Pemkab Manggarai dalam hal ini Dinas Kesehatan segera melakukan pembenahan.

Di sisi lain, gigitan ular berbisa memang berbahaya, malah bisa menyebabkan kematian jika tidak segera mendapatkan pertolongan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika terkena gigitan ular berbisa, jangan panik. Hal ini agar bisa tidak cepat menyebar. Setelah itu, lakukan pertolongan pertama. Ada 5 bahan yang bisa digunakan.

Mengutip batamnews.co.id, lima bahan ini bisa membantu anda sebagai pertolongan pertama.

Baca Juga:  Wajah Pasangan Kekasih Bisa Mirip, Ini Alasannya

1. Minyak lavender

Tetesan minyak ini sangat bermanfaat dan mampu membuat orang merasa nyaman. Caranya, teteskan minyak lavender ke titik gigitan ular.

Efeknya dapat membuat merasa rileks dan membantu penundaan penyebaran racun.

2. Daun kari

Daun kari digunakan selama berabad-abad untuk menyembuhkan gigitan ular karena sifatnya yang memulihkan. Bahkan, ia dapat secara instan mengeluarkan racun dalam tubuh.

Ramuan ini didapat dengan cara yang mudah. Pertama, rebus segenggam daun kari dalam susu lalu oleskan air rebusan ini ke luka gigitan ular.

3. Minyak kelapa

Minyak kelapa berfungsi untuk melawan bakteri, parasit dan racun. Minyak kelapa pun telah terbukti dapat menyembuhkan luka.

Baca Juga:  Menikah, Mario G Klau Diduga Pindah Agama

Untuk menyembuhkan luka tersebut cukup oleskan minyak kelapa pada area yang terkena gigitan lalu bungkus dengan perban.

4. Tanaman Mongoose

Tanaman Mongoose dapat mengobati seseorang yang terkena gigitan ular. Sebab, Tanaman Mongoose memiliki kemampuan untuk menetralkan racun yang telah menyebar ke aliran darah.

Tanaman Mongoose ini lazimnya tumbuh di kawasan Asia Selatan. Caranya, rebus dengan air. Lalu usapkan pada daerah yang terkena gigitan.

5. Kunyit

Caranya, minum air kunyit. Tak hanya saat terkena racun saja, air kunyit juga bisa untuk pemulihan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Sosok Mayjen Gabriel Lema, Putra NTT Berprestasi yang Kini Jabat Asops Panglima TNI
Kisah Hidup Kombes Pol Alfons Loemau, dari Terhina Menjadi Kebanggaan
Sosok Ardy Mbalembout: Advokat dan Pejuang Sosial, Caleg DPR RI Dapil NTT 1
Jejak Ignas Kleden: Dari ‘Kenakalan’ di Seminari menuju Karir Intelektual Cemerlang
Sosok Faldo Payon, Pelatih Muda Basket Berbakat Asal NTT
Profil Clara Wirianda, TikToker Cantik yang Disebut Selingkuhan Bobby Nasution
Hana Rawhiti, Anggota Parlemen Termuda Selandia Baru yang Menginspirasi Generasi Muda
Profil Rudi Rohi, Panelis Debat Capres dari Undana Kupang
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:09 WIB

Hoax: Telat Bayar Pajak Kendaraan Tidak Bisa Beli BBM Subsidi

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:56 WIB

Revitalisasi KUA untuk Pernikahan Semua Agama, Perlu Kajian Mendalam

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:09 WIB

Wacana Pernikahan di KUA untuk Semua Agama, Ini Kata Disdukcapil 

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:09 WIB

IDI Hormati Putusan MK Tolak Uji UU Kesehatan

Jumat, 1 Maret 2024 - 12:06 WIB

Pengorbanan di Papua, Brimob Polda NTT Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:03 WIB

Promosi Pariwisata Indonesia Dinilai Kalah Jauh Dibanding Negara Lain

Kamis, 29 Februari 2024 - 20:03 WIB

Jokowi Sebut Banyak Investor yang Antre Mau Investasi ke IKN

Kamis, 29 Februari 2024 - 19:39 WIB

Pedagang Kantin Protes Harga Menu Makan Siang Gratis Rp15 Ribu

Berita Terbaru

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idham Holik., Foto: RRI

Pemilu

KPU: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar 27 November

Sabtu, 2 Mar 2024 - 11:44 WIB