Anies Hanya Bikin Nasdem Tenggelam dan Tersingkir dari DPR, Pengamat Sarankan Evaluasi

Kamis, 11 Agustus 2022 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Partai Nasdem disarankan untuk segera mengevaluasi pengusungan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Sebab, potensi Nasdem tersingkir dari Parlemen sangat besar ketika partai itu mengusung Anies.

Hal itu disampaikan Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando EMaS, merespons hasil survei lembaga Indekstat Indonesia yang menempatkan Nadsem bersama PPP dan PAN sebagai parpol yang tersingkir dari Parlemen. Dimana tingkat elektabilitas Nadsem hanya 2,1%, PPP 2% dan PAN 1,5%.

Fernando menegaskan, hasil survei Indekstat yang menempatkan Nasdem hanya memperoleh 2,1% tidaklah mengejutkan. Sebab, sejak awal dirinya sudah memperkirakan bahwa lebih banyak dampak negatif yang akan diterima oleh Nasdem dibandingkan dampak positifnya ketika akan mengusung Anies.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Akan lebih bisa diterima dan memberikan manfaat ketika Anies Baswedan dicalonkan oleh Partai Keadilan Sejahtera karena para pendukungnya akan tetap solid dan bahkan akan menerima limpahan dukungan dari para pendukung Anies,” ujar Fernando dalam keterangannya, Selasa (8/11).

Baca Juga:  Tim Kecil Ketemu di Rumah Anies Bahas Cawapres, Ada BKH hingga AHY

Menurut Fernando, para pendukung Anies sangat kecil kemungkinannya memberikan dukungannya kepada Partai Nasdem karena lebih baik bagi mereka memilih PKS. Oleh karena itu, kata dia, sebaiknya Nasdem segera melakukan evaluasi dukungannya terhadap Anies sebagai capres 2024 yang akan datang.

“Lebih baik bagi Nasdem tidak mencalonkan Anies daripada menjadikan Partai Nasdem haanya kenangan pernah memiliki kursi di DPR RI,” ungkapnya.

Fernando mengatakan, letika Nasdem melakukan evaluasi dukungan terhadap Anies, masih ada kesempatan bagi partai besutan Surya Paloh itu untuk melakukan konsolidasi internal untuk kembali menjaring aspirasi capres 2024 berdasarkan aspirasi kader dan aspirasi rakyat Indonesia.

“Sehingga ada kesempatan bagi Partai Nasdem untuk kembali mendapatkan dukungan dari para pendukungnya yang sempat kecewa atau dari calon presiden pengganti Anies,” tandasnya.

Baca Juga:  Menlu Retno Marsudi Kembali Tegaskan Sikap Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina

Sementara, Ketua DPP Nasdem Willy Aditya mengatakan hasil survei Indekstat merupakan sebuah bahan evaluasi. Mengingat, kata dia, hasil survei di lembaga lain menyatakan Nasdem lolos ke Senayan.

“Kalau di survei yang tidak lolos itu jadi catatan buat kami untuk mengidentifikasi apa yang jadi penyebabnya sehingga kami bisa memperbaiki diri. Begitu saja,” kata Willy kepada wartawan, Minggu (6/11).

Willy menegaskan masih ada waktu satu tahun lebih menjelang Pemilu 2024. Apalagi, kata dia, dalam dua kali pemilu terakhir, hasil survei dan hasil pemilu sangat berbeda jauh.

“Jadi apapun hasilnya, it`s okay. Toh, pemilu masih satu tahun lebih lagi. Masih banyak waktu untuk berbenah. Apalagi tren NasDem memang begitu dalam survei tapi alhamdulillah hasil di pemilu berbeda jauh. Dan itu sudah dibuktikan dalam dua pemilu terakhir. Semoga demikian juga pada pemilu 2024 mendatang,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Kasus Bullying Binus School, Pakar: Bukti Minimnya Pendidikan Karakter di Sekolah
Miris! Akses Jalan Rusak, Warga Manggarai Barat Terpaksa Ditandu untuk Berobat ke Puskesmas
Perpres Publisher Rights Atur Mekanisme Bagi Hasil, Tak Atur Perusahaan Pers
Nasib Dede Sunandar dan Sederet Komedian yang Terancam Gagal Lolos Jadi Anggota Dewan
Kemendikbudristek Pantau Kasus Perundungan di Binus School, Pastikan Penerapan Sanksi
Presiden Jokowi Tegaskan Perpres Publisher Rights Bukan untuk Membatasi Kebebasan Pers
Ketahui 3 Poin Utama dalam Perpres Publisher Rights yang Diteken Jokowi
Kasus Perundungan di Binus School, Anggota DPR Minta Legolas Rompies dan Geng Tai Ditindak Tegas
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:26 WIB

Disinggung Koordinasi dengan PDIP, Jokowi Ngaku Tidak Ragu Lantik AHY sebagai Menteri ATR/BPN

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:07 WIB

AHY Dilantik Presiden Jokowi sebagai Menteri ATR/BPN, Ini Kata PDIP

Rabu, 21 Februari 2024 - 12:55 WIB

SBY Restui AHY Bergabung ke Kabinet Jokowi sebagai Menteri ATR/BPN

Rabu, 21 Februari 2024 - 12:40 WIB

AHY ‘Naik Kelas’, Resmi Jadi Menteri ATR/BPN di Sisa Masa Jabatan Jokowi

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:43 WIB

AHY Ketemu Prabowo sebelum Dilantik Jokowi Jadi Menteri ATR/BPN

Rabu, 21 Februari 2024 - 09:37 WIB

Ganjar Desak Hak Angket DPR Usut Dugaan Kecurangan Pilpres 2024, Ace Golkar: Buktikan Dulu

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:41 WIB

Jokowi Beri Lampu Hijau Soal Isu Pelantikan Hadi Tjahjanto dan AHY: Tunggu Besok!

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:01 WIB

AHY Dikabarkan Jadi Menteri ATR/BPN: Demokrat Siap Jadi Abdi Negara, Tapi Tunggu Tawaran Resmi

Berita Terbaru

Ilustrasi pupuk

Nasional

Mentan Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi Tak Dipersulit

Rabu, 21 Feb 2024 - 22:16 WIB