Ayah Eky Iptu Rudiana Diduga Bungkam di Kasus Vina Cirebon karena Tekanan, Polri Diminta Paksa Bicara

Kamis, 6 Juni 2024 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto Ayah Eky, Iptu Rudiana dan Vina Cirebon. (Tajukflores.com)

Kolase foto Ayah Eky, Iptu Rudiana dan Vina Cirebon. (Tajukflores.com)

Jakarta – Dekan Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Hendri Jayadi Pandiangan menduga Iptu Rudiana atau ayah Eky, teman lelaki Vina Cirebon yang ikut meninggal dalam peristiwa pembunuhan tragis 8 tahun lalu, bungkam karena adanya tekanan.

Selama kasus ini kembali menjadi sorotan publik, ayah Eky, Iptu Rudiana, yang juga merupakan anggota polisi, disebut-sebut berperan penting dalam penangkapan para tersangka.

Menurut Hendri, informasi yang dimiliki ayah Eky sangat penting untuk membantu membuka kasus ini kembali secara jelas dan transparan. Pasalnya, diduga ayah Eky tahu banyak informasi soal sosok pelaku pembunuhan Vina.

Namun, sejak kemunculannya setelah penangkapan Pegi Setiawan, salah satu tersangka, Iptu Rudiana belum banyak mengungkapkan informasi ke publik.

“Apalagi saat itu yang bersangkutan menolak diwawancara media untuk bicara lebih banyak mengenai perkembangan kasus Vina dan Eky,” kata Hendri, dikutip dari RRI, Kamis (6/6).

Baca Juga:  Kerap Disebut Terima Duit NTT Fair, Kenapa Frans Lebu Raya Tidak Jadi Tersangka?

Iptu Rudiana terakhir kali muncul di hadapan publik setelah penangkapan Pegi Setiawan beberapa waktu lalu. Saat itu, dia menolak diwawancara media dengan alasan ingin tenang dulu.

“Mohon maaf ya, bukan saya tidak mau wawancara karena memang sementara saya pengen tenang dulu,” kata Iptu Rudiana.

sewa bus jogja
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Alex K

Editor : Marcel Gual

Berita Terkait

Polri Gandeng Interpol Berantas Judi Online di Indonesia
KPK Periksa 3 Pegawai Kemensos Terkait Korupsi Bansos PKH
Virgoun dan Perempuan yang Ditangkap Polisi terkait Narkoba Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Waspada! Penipuan Online Makin Canggih, Buat Video Palsu Kelabui Korban
Virgoun Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Inara Rusli Minta Maaf!
Remaja Batalkan Booking Gegara Wajah Cewek Tak Sesuai di Michat, Wanita di Kupang Polisikan Pemilik Akun Instagram
Gegara Disebut Pelakor, Mahasiswi Jurusan Psikologi di Kupang Aniaya Sahabat Dekat
Ari Bias Laporkan Agnez Mo ke Bareskrim Polri
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Juni 2024 - 20:18 WIB

Polres Mabar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Manggarai Barat Jelang HUT Bhayangkara ke-78

Senin, 24 Juni 2024 - 18:39 WIB

Pj Sekda Jatim Sebut Tren Suami Korban KDRT di Surabaya Meningkat

Minggu, 23 Juni 2024 - 22:06 WIB

Menteri Perhubungan Dukung Rencana Pelayaran Kapal Pinisi untuk Wisata ke IKN

Minggu, 23 Juni 2024 - 19:56 WIB

Kunjungan Paus Fransiskus: Rute dan Rencana Ke Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura Tahun 2024

Sabtu, 22 Juni 2024 - 15:51 WIB

Tim SAR Evakuasi 13 Wisatawan KM Hancur Karena Hobi 02 yang Terombang-ambing di Pulau Padar Labuan Bajo

Sabtu, 22 Juni 2024 - 12:29 WIB

Daftar Wisatawan Korban Kapal Pinisi KM Budi Utama Tenggelam di Labuan Bajo, 2 Wisatawan Spanyol Luka Ringan

Sabtu, 22 Juni 2024 - 11:52 WIB

Angkut 10 Wisatawan, Kapal Wisata KM Budi Utama Tenggelam di Labuan Bajo!

Sabtu, 22 Juni 2024 - 06:05 WIB

DPR RI Minta Pemerintah Angkat Tenaga Honorer K2 Jadi ASN Tanpa Tes

Berita Terbaru

Ilustrasi Interpol. Foto: Shutterstock

Hukum

Polri Gandeng Interpol Berantas Judi Online di Indonesia

Senin, 24 Jun 2024 - 18:53 WIB

Juru bicara KPK Tessa Mahardika Sugiarto saat melakukan tanya jawab dengan awak media di Gedung Merah Putih, Jakarta. Foto: RRI

Hukum

KPK Periksa 3 Pegawai Kemensos Terkait Korupsi Bansos PKH

Senin, 24 Jun 2024 - 16:46 WIB

Masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemadanan NIK dan NPWP sebelum 1 Juli 2024. Foto ilustrasi

Newsup

Kamu Harus Tahu, Ini 4 Manfaat Pemadanan NIK dan NPWP

Senin, 24 Jun 2024 - 16:05 WIB