Bantu Warga Terdampak Covid-19, Pemprov NTT Manfaatkan Dana Desa Rp957 Miliar

Selasa, 17 Oktober 2023 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengalokasikan anggaran dari program dana desa senilai Rp957 miliar untuk membantu warga miskin yang terdampak wabah virus corona jenis baru (COVID-19) di provinsi berbasiskan kepulauan itu.

“Dari kapasitas dana desa untuk NTT pada 2020 senilai Rp3 triliun lebih, kita mengalokasikan Rp957 miliar di antaranya untuk membantu warga miskin terdampak COVID-19,” kata Kepala Bappelitbangda Provinsi NTT Lecky Koli di Kupang, Selasa, (21/4).

Lecki mengatakan skema pemanfaatan dana desa tersebut disiapkan pemerintah pusat untuk membantu perekonomian masyarakat miskin yang terdampak wabah COVID-19.

Penerima bantuan ini, kata dia, adalah warga miskin yang tidak menerima program keluarga harapan (PKH) maupun bantuan pangan non tunai (BPNT).

“Jadi sasarannya adalah masyarakat miskin yang belum terdaftar, yang kehilangan pekerjaan akibat COVID-19 dan yang mengidap penyakit menahun,” ujarnya.

“Kriteria penerima bantuan ini sudah diatur dalam Peraturan Menteri Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 6 Tahun 2020,” tegasnya.

Baca Juga:  Mahfud Sebut Pertanyaan Gibran Soal Greenflation Receh, Tak Layak untuk Dijawab!

Lecky Koli mengatakan penerima bantuan ini berupa bantuan langsung tunai senilai Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan berturut-turut.

Untuk itu, lanjut dia, pemerintah provinsi mendorong pemerintah di 21 kabupaten se-NTT agar memanfaatkan kesempatan ini untuk segera membantu warga miskin di daerahnya yang terdampak COVID-19.

“Dengan alokasi bantuan ini diharapkan perekonomian masyarakat terutama di desa-desa bisa tertolong sehingga bisa survive dalam menghadapi dampak wabah COVID-19 ini,” pungkasnya. (Ant)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada
Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa
HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye
Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat
Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT
Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi
Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:30 WIB

Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Berita Terbaru