Bareskrim Proses Laporan Politikus Demokrat Soal Tudingan Terima Aliran Dana Korupsi BTS Kominfo

Selasa, 17 Oktober 2023 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bareksrim Polri sedang memproses laporan polisi yang dilayangkan oleh politikus Partai Demokrat Cipta Panja Laksana yang mengaku menjadi korban berita bohong (hoaks) terkait perkara korupsi proyek BTS 4G Kominfo yang tengah diusut Kejaksaan Agung RI.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) DivHumas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan menyebut laporan polisi tersebut telah diterima oleh Bareskrim dan sedang dalam proses.

“Hari Senin, tanggal 10 Juli baru diterima laporannya. Masih dalam proses laporan tersebut,” ujar Ramadhan saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (12/7).

Ramadhan belum menjelaskan secara detail, proses yang dimaksudkan apakah sudah dalam tahap penyelidikan atau proses untuk diteruskan kepada direktorat yang menangani kasus tersebut.

Cipta Panja Laksana, Deputi Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat melapor akun media sosial Twitter atas nama @ghanieierfan (Irvan Ganie) ke Bareskrim Polri, Senin (10/7).

“Tweet IG secara langsung telah menuduh saya terlibat langsung dalam kasus BTS Kominfo dan menuduh menerima aliran dana dari kasus korupsi BTS Kominfo,” kata Cipta.

Dalam laporan tersebut, Cipta Panja selaku pihak swasta dari PT Indonesia Inisiatif Energi.

Baca Juga:  Kebakaran Hebat Landa Katedral Notre Dame Paris

Pemilik akun Twitter @ganierfan dilaporkan atas dugaan pelanggaran tindak pidana Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.

Laporan polisi tersebut teregistrasi dengan nomor: LP/B/184/VII/SPKT/Bareskrim Polri, tanggal 9 Juli 2023.

Dalam laporan tersebut pelapor menyeratakan barang bukti berupa tangkapan layar postingan yang diduga mencemarkan nama baik pelapor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Menpan RB: Pemindahan ASN ke IKN Dilakukan Bertahap, Perhatikan Kompetensi dan Hunian
Kasus Bullying Binus School, Pakar: Bukti Minimnya Pendidikan Karakter di Sekolah
Miris! Akses Jalan Rusak, Warga Manggarai Barat Terpaksa Ditandu untuk Berobat ke Puskesmas
Perpres Publisher Rights Atur Mekanisme Bagi Hasil, Tak Atur Perusahaan Pers
Nasib Dede Sunandar dan Sederet Komedian yang Terancam Gagal Lolos Jadi Anggota Dewan
Kemendikbudristek Pantau Kasus Perundungan di Binus School, Pastikan Penerapan Sanksi
Presiden Jokowi Tegaskan Perpres Publisher Rights Bukan untuk Membatasi Kebebasan Pers
Ketahui 3 Poin Utama dalam Perpres Publisher Rights yang Diteken Jokowi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:29 WIB

Ayah Selingkuh dengan Pacar Anaknya, 4 Orang Saling Baku Hantam di Jalan

Rabu, 21 Februari 2024 - 07:40 WIB

Dinilai Bertindak Arogan ke Dokter Berpangkat Kolonel, Netizen Cibir Mayor Teddy: Ajudan Lebay!

Senin, 19 Februari 2024 - 09:50 WIB

Pergoki Suami Selingkuh dengan Teman Kantor, Wanita Ini Justru Terima Kasih ke WIL

Minggu, 18 Februari 2024 - 11:25 WIB

Istri Selingkuh Saat Suami Sibuk Bekerja di Luar Kota, Terbongkar saat Salat Tahajud

Selasa, 13 Februari 2024 - 16:34 WIB

Pria Miskin Nyamar Jadi Konglomerat, Perdaya Puluhan Wanita Hingga Miliaran Rupiah

Jumat, 9 Februari 2024 - 08:29 WIB

Viral! Suami Ketahuan Selingkuh di Indekos, Istri Pergoki Tanpa Busana

Kamis, 25 Januari 2024 - 17:19 WIB

Eks Bintang Film Panas Mia Khalifa Dikecam Usai Kepergok Pakai Masker Bekas Kotoran Anjing

Selasa, 23 Januari 2024 - 18:02 WIB

Viral, Pencuri Babi di Bealaing Manggarai Diarak Warga, Tangan dan Kaki Diikat Pakai Tali

Berita Terbaru

Ilustrasi pupuk

Nasional

Mentan Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi Tak Dipersulit

Rabu, 21 Feb 2024 - 22:16 WIB