Bupati Deno Minta Pelaku Perjalanan Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Jumat, 5 Juni 2020 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Manggarai Deno Kamelus dan Wakil Bupati Victor Madur ikut memantau pembagian sembako sekaligus melakukan penyerahan bantuan tanggap darurat bagi para pelaku perjalanan di Kabupaten Manggarai, Selasa (5/5) di Kecamatan Ruteng.

Sehari sebelumnya, kegiatan yang sama dilakukan di dua kecamatan yakni Kecamatan Satarmese Utara dan Kecamatan Lelak. 

Bupati Deno Kamelus melakukan penyerahan simbolis kepada pelaku perjalanan di 8 desa di Kecamatan Satarmese Utara, sementara Wakil Bupati Victor Madur di Kecamatan Lelak. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut adalah lanjutan dari agenda serupa yang telah dilaksanakan di tiga kecamatan beberapa waktu sebelumnya, yakni Kecamatan Satarmese dan Satarmese Barat pada Kamis (30/4) dan Kecamatan Langke Rembong pada Sabtu (2/5). Di setiap Desa dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada lima orang pelaku perjalanan.

Bupati dan Wakil Bupati Manggarai mengatakan, agenda tersebut dilakukan tidak hanya sekadar seremoni penyerahan bantuan, tetapi terutama untuk memantau sekaligus mengevaluasi pola kerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di tingkat desa/kelurahan dan kecamatan.

Baca Juga:  Sambut Delegasi KTT G20 di Labuan Bajo, Bagaimana Persiapan Bandara Komodo?

“Kami sengaja hadir di sini bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yang adalah juga Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk memastikan bahwa pendataan terhadap pelaku perjalanan dilakukan dengan baik dan benar sehingga penyaluran bantuan-bantuan juga sampai ke sasaran yang tepat,” ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai ini. 

Dalam setiap kesempatan penyerahan secara simbolis tersebut, baik Bupati Deno dan Wabup Viktor serta unsur Forkopimda (Dandim 1612, Kapolres Manggarai, Ketua DPRD Manggarai) juga berdialog dengan para pelaku perjalanan.

Mereka ingin memastikan waktu kedatangan pelaku perjalanan di Manggarai, sembari memberi pencerahan tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

Bupati Manggarai Deno Kamelus pun mencontohkan beberapa kasus dimana seseorang diketahui terinfeksi virus corona setelah dilakukan pemeriksaan swab padahal sudah lebih dari 14 hari datang dari daerah terpapar. 

Baca Juga:  Viral, Perwira Polisi Pergoki Istri Selingkuh, Temukan Foto Bugil dengan Residen Dokter

“Meski waktu 14 hari karantina mandiri sudah selesai, itu tidak berarti bahwa para pelaku perjalanan sudah boleh berkumpul. Larangan berkumpul itu berlaku untuk semua dan kita wajib mematuhinya. Ini yang dapat kita lakukan agar virus ini tidak menyebar lebih luas,” ujar Bupati Deno.

“Artinya, tidak boleh menyimpulkan sendiri bahwa kita sudah sehat hanya karena sudah 14 hari di rumah saja. Semua berisiko terpapar virus ini dan oleh karenanya kita harus patuh pada protokol-protokol kesehatan yang ada,” sambung Bupati Deno.

Pmberian bantuan tersebut, kata Bupati Deno, dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku.

“Semua ada dasar hukumnya. Kali ini untuk pelaku perjalanan. Sedangkan untuk keluarga-keluarga yang terdampak Covid-19 juga akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Saat ini sedang dilakukan proses verifikasi dan validasi sehingga tidak terjadi pendobelan. Kita perbaiki datanya dulu supaya benar-benar tepat sasaran,” pungkas Bupati Deno.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi
Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024
Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial
Perpres Publisher Rights hanya Berlaku untuk Perusahaan Media yang Tercatat di Dewan Pers
Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Bandung dan Sumedang
Potret Siswa SMA Papua ‘Trada Kata Terlambat’ untuk Sekolah Tuai Pujian Netizen
Hantam Rancaekek Bandung, Kenali Beda Kekuatan Tornado dan Angin Puting Beliung
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:56 WIB

Perpres Publisher Rights hanya Berlaku untuk Perusahaan Media yang Tercatat di Dewan Pers

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:35 WIB

Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Bandung dan Sumedang

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:25 WIB

Potret Siswa SMA Papua ‘Trada Kata Terlambat’ untuk Sekolah Tuai Pujian Netizen

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:26 WIB

Hantam Rancaekek Bandung, Kenali Beda Kekuatan Tornado dan Angin Puting Beliung

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:04 WIB

NTT Mulai Terapkan Program Makan Siang Gratis untuk Pelajar SMA dan Guru

Berita Terbaru