Bupati TTS Ingatkan Masyarakat Agar BLT Tidak Untuk Beli sopi

Rabu, 6 Mei 2020 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) Epy Tahun menyerahkan secara simbolis bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa di Desa Boentuka dan Tupan, Kecamatan Batu Putih, Jumat (5/6).

Bupati Epy Tahun mengingatkan kepada penerima BLT agar dana tersebut tidak digunakan untuk membeli sopi.

Ia juga para meminta camat dan kepala desa untuk mengawasi pemanfaatan dana BLT. Jika ketahuan menggunakan BLT untuk membeli sopi, kata Bupati Epy Tahun, maka akan menstopkan BLT untuk warga tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ingat, uang BLT ini bukan untuk beli sopi. Kalau saya tahu ada yang pakai uang BLT untuk beli sopi saya akan stop BLT nya. Camat dan Kades tolong awasi pemanfaatan uang BLT ini,”  tegas Bupati Tahun mengutip Pos Kupang.

Bupati Epy Tahun menegaskan, uang BLT harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Uang tersebut bisa juga dimanfaatkan untuk modal usaha.

Baca Juga:  Kapolri Larang Warga Berkumpul dalam Jumlah Besar

“Uangnya pakai beli makan, minum atau buka usaha kecil-kecilan di rumah. Jangan pakai beli sopi atau pakai habis untuk isi pulsa,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang belum diakomudir dalam BLT Dana Desa, kata dia, segera laporkan kepada pemerintah desa agar diakomudir dalam BLT Kabupaten atau BLT Propinsi NTT.

Baca Juga:  Sandiaga: Korupsi Stadium 4, KPK di Ujung Tombak

Bupati Epy Tahun pun meminta masyarakat untuk tidak berbuat anarkis jika tidak diakomodir dalam BLT Dana Desa.

“Kalau belum dapat BLT Dana Desa, lapor ke RT, RW, dusun atau kepala desa agar kita data sebagai penerima BLT Kabupaten atau Propinsi. Jangan tidak dapat BLT Dana Desa kasih rusak kantor desa, itu salah,” pungkas dia.

Untuk diketahui, di Desa Boentuka ada 226 KK yang mendapatkan BLT. Sedangkan desa Tupan ada 96 KK yang mendapatkan BLT.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Menpan RB: Pemindahan ASN ke IKN Dilakukan Bertahap, Perhatikan Kompetensi dan Hunian
Kasus Bullying Binus School, Pakar: Bukti Minimnya Pendidikan Karakter di Sekolah
Miris! Akses Jalan Rusak, Warga Manggarai Barat Terpaksa Ditandu untuk Berobat ke Puskesmas
Perpres Publisher Rights Atur Mekanisme Bagi Hasil, Tak Atur Perusahaan Pers
Nasib Dede Sunandar dan Sederet Komedian yang Terancam Gagal Lolos Jadi Anggota Dewan
Kemendikbudristek Pantau Kasus Perundungan di Binus School, Pastikan Penerapan Sanksi
Presiden Jokowi Tegaskan Perpres Publisher Rights Bukan untuk Membatasi Kebebasan Pers
Ketahui 3 Poin Utama dalam Perpres Publisher Rights yang Diteken Jokowi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:29 WIB

Ayah Selingkuh dengan Pacar Anaknya, 4 Orang Saling Baku Hantam di Jalan

Rabu, 21 Februari 2024 - 07:40 WIB

Dinilai Bertindak Arogan ke Dokter Berpangkat Kolonel, Netizen Cibir Mayor Teddy: Ajudan Lebay!

Senin, 19 Februari 2024 - 09:50 WIB

Pergoki Suami Selingkuh dengan Teman Kantor, Wanita Ini Justru Terima Kasih ke WIL

Minggu, 18 Februari 2024 - 11:25 WIB

Istri Selingkuh Saat Suami Sibuk Bekerja di Luar Kota, Terbongkar saat Salat Tahajud

Selasa, 13 Februari 2024 - 16:34 WIB

Pria Miskin Nyamar Jadi Konglomerat, Perdaya Puluhan Wanita Hingga Miliaran Rupiah

Jumat, 9 Februari 2024 - 08:29 WIB

Viral! Suami Ketahuan Selingkuh di Indekos, Istri Pergoki Tanpa Busana

Kamis, 25 Januari 2024 - 17:19 WIB

Eks Bintang Film Panas Mia Khalifa Dikecam Usai Kepergok Pakai Masker Bekas Kotoran Anjing

Selasa, 23 Januari 2024 - 18:02 WIB

Viral, Pencuri Babi di Bealaing Manggarai Diarak Warga, Tangan dan Kaki Diikat Pakai Tali

Berita Terbaru

Ilustrasi pupuk

Nasional

Mentan Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi Tak Dipersulit

Rabu, 21 Feb 2024 - 22:16 WIB