Cabuli Anak Kandung hingga Tewas, Pria Ini Ditangkap Polisi

Selasa, 17 Oktober 2023 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi berhasil menangkap seorang pria berinisial W (41) yang mencabuli anak kandungnya berinisial NPK hingga tewas di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dari keterangan Wakapolrestabes Semarang AKBP I.G.A.Dwi Perbawa, anak yang menjadi korban dari aksi ayahnya itu masih berusia 8 tahun.

Perbawa menjelaskan, tersangka W merupakan warga Bangetayu Wetan, Kota Semarang. Ia ditangkap setelah polisi memperoleh laporan tentang dugaan kematian tidak wajar NPK dari salah satu rumah sakit di Kota Semarang pada Sabtu (19/3).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada laporan dari rumah sakit tentang kematian tidak wajar seorang yang diduga mengalami kekerasan seksual,” demikian Perbawa menjelaskan pada Senin (21/3).

Baca Juga:  Kuasa Hukum Pastikan Saverinus Suryanto Tak Ditahan, hanya Wajib Lapor

Penyelidikan Polisi

Dari laporan pihak rumah sakit tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan, yakni dengan membongkar makam korban. Jenazah korban sendiri langsung dimakamkan oleh pihak keluarga setelah dinyatakan meninggal dunia.

Adapun dari hasil penelusuran tersebut, polisi kemudian menangkap ayah korban yang diduga sebagai pelaku dalam kasus kematian anaknya tersebut

Lebih lanjut Perbawa mengungkapkan bahwa kejadiaan naas itu sendiri terjadi di tempat indekos pelaku yang terletak di Jalan Kiai Syakir di Telogosari Wetan, Kota Semarang pada Jumat (18/3) malam.

Perbawa menjelaskan, korban NPK sendiri sempat mengalami kejang selama sekitar 1 jam sebelum akhirnya dilarikan pelaku ke rumah sakit.

Baca Juga:  Lawan 4 Begal di Lombok, 2 Tewas, Pria Ini Malah Jadi Tersangka

“Pelaku ini sudah bercerai dengan istrinya, namun masih diperbolehkan untuk bertemu anaknya,” terang Perbawa.

Perbawa mengatakan, pelaku sendiri sempat mengatakan kepada ibu korban bahwa anaknya tersebut mengalami panas sebelum akhirnya meninggal dunia.

Adapun dari hasil pemeriksaan, pelaku sudah tiga kali mencabuli anaknya di tempat yang sama. Pelaku sendiri mengaku bahwa ia melakukan aksi tersebut karena terpengaruh oleh video porno yang ditontonnya.

Atas tindakannya tersebut, pelaku sendiri terjerat dengan Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Ibu Muda di Labuan Bajo Tertembak OTK Saat Berbelanja di Toko Central
Duh, Calon Pastor di Ngada NTT Cabuli Siswa SMP di Asrama Sekolah, Kini Diburu Polisi
Sindikat Pornografi Anak LGBT Dibongkar FBI di Bandara Soetta, Ini Respon Kemen PPPA
Polisi dan FBI Ungkap Jaringan Internasional Pornografi Anak LGBT di Bandara Soetta
Guru Besar UGM Beri Petunjuk ke AHY Kalau Punya Nyali Berantas Mafia Tanah
Fakta-Fakta Kasus Perundungan ‘Geng Tai’ di Binus School, Praktik Terlarang 9 Generasi
Jejak Kelam Geng Tai di Binus School, Anak Vincent Rompies Diduga Terlibat Kasus Perundungan
Kejam! ART Asal NTT di Jakarta Disekap Majikan, Ini Kondisinya Sekarang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:30 WIB

Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Berita Terbaru